Usai Kasus Hanna Annisa, Kini Muncul Guru Mesum di Kelas

Sepertinya belum mereda kasus Hanna Annisa yang sempat sangat menghebohkan publik bahkan hingga kini. Sekarang muncul lagi seorang oknum guru yang menghebohkan warganet lantaran kedapatan berbuat mesum di sebuah ruangan kelas.

Warganet pun banyak beranggapan bahwa, bagaimana siswa tidak melakukan perbuatan yang sama jika gurunya pun seperti ini.

Sontak kasus tersebut pun dengan sangat cepat menyebar di berbagai sosial media.

Bagaimana kronologi sebenarnya?

Dua pekan terakhir masyarakat Indonesia digemparkan dengan skandal video hot bersama kekasihnya tersebar di media sosial.

Diduga pelaku yang merupakan mahasiswa lulusan Universitas Indonesia melakukannya kemudian direkam oleh sang pacar.

Saat video berdurasi lima menit tersebut tersebar, masyarat penasaran ingin mencari tahu siapa sosok pemeran dalam video asusila tersebut.

Akun Hanna Annisa yang ada di banyak media sosial tetiba non aktif hingga mengundang tanda tanya masyarakat.

Tersebar cukup massif hingga ditonton jutaan orang, polisi tengah menyelidiki asal muasal video dan siapa yang menyebarkan tersebut.

Hingga saat ini kedua pemeran masih dalam pemeriksaan intensif.

Sementara polisi masih melacak keberadaan penyebar video.

Belum kelar urusan video mesum Hanna Annisa, kini masyarakat kembali dibuat geger karena tersebar video mesum salah satu oknum sekolah.

Dunia pendidikan Indonesia kembali tercoreng. Akibat ulah oknum guru tersebut yang melakukan hal yang seharusnya tidak dilakukan, apalagi sampai tersebar luas di dunia maya.

Dua guru yang berstatus ASN tercyduk melakukan hubungan suami-istri.

Menurut keterangan sumber, dalam video tersebut guru laki-laki yang dinisiali sebagai P dan guru perempuan berinisial R sedang bercumbu mesra di dalam ruang kelas SD Negeri 137 Desa Delima Kecamatan Tebing Tinggi.

Video tersebut diunggah di kanal instagram @sekitar_jambi, pada Jumat (3/11/2017).

Video tersebut direkam secara amatir oleh seorang siswa SMP di wilayah tersebut.

Kejadian ini sangat disesalkan orang tua SDN 137 Desa Delima dan sejumlah masyarakat setempat.

Menurut mereka, seharusnya seorang guru menjadi teladan bagi semua peserta didiknya.

Bahkan menurut penuturan warga, kejadian tak lazim ini bukanlah kejadian yang pertama kali.

Sebelumnya, kedua pelaku sempat berbuat hal yang serupa.

Namun karena tidak memiliki bukti kuat, mereka tidak mendapat sanksi.

Kasus ini sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan dan Badan Kepegawaian Kabupaten Tanjab Barat.

Kasus tersebarnya video panas mahasiswi lulusan kampus bergengsi, Hanna Annisa, di media sosial menjadi kabar yang paling menggemparkan di Indonesia di penghujung tahun 2017 ini.

Ya, video beberapa versi mempertontonkan seorang wanita dan pria sedang melakukan hubungan intim di sebuah ruangan viral.

Bermula pada 25 Oktober 2017, videonya viral hingga menjadi trending topics di google. Artinya menjadi topik yang paling banyak dicari di internet.

12 hari bergulir, bagaimana kabar Hanna Annisa sekarang dan bagaimana perkembangan kasus tersebut?

Berikut 7 fakta baru yang dirangkum tribun-timur.com dari berbagai sumber:

1. Pemeriksaan Kedua

Penyidik Satuan Reskrim Polresta Depok, Jawa Barat kembali akan memeriksa Hanna Annisa, wanita muda yang diduga menjadi pemeran dalam video panas.

Rencananya, alumnus Universitas Indonesia tersebut akan diperiksa pada pekan ini.

Surat panggilan pun telah dikirimkan kepada Hanna.

Sebelumnya pemeriksaan sudah dilakukan polisi bekerja sama dengan tim ahli kedokteran untuk memeriksa fisik Hanna.

2. Bekas luka di area sensitif

Pada pemeriksaan awal, tim dokter ahli menemukan tanda bekas luka di seputaran area sensitif Hanna Annisa.

“Pada HA (Hanna ) ditemukan ada luka di bagian sensitif, katanya, bekas operasi,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Depok, Komisaris Polisi Putu Kholis Aryana, Rabu (1/11/2017) kemarin, sebagaimana dilansir dari Tribun Jabar.

Artisnya apa yang disampaikan polisi serupa dengan curhat pemilik akun @hannaniss pada Instagram.

“………Kedua, saya punya bekas luka operasi angkat tumor yg cukup besar di bagian dada sejak lama. Di kedua video tidak ada bekas luka di tubuh wanita tersebut,”

Menurut admin akun yang mengaku sebagai Hanna, dirinya memiliki bekas operasi pengangkatan tumor di dada, sedangkan dalam video terlihat tidak ada tanda itu.

Berikut klarifikasi yang mengaku Hanna pada pemberitaan sebelumnya yang menjelaskan bahwa ada bekas luka operasi pada tubuhnya.

3. Masyarakat penasaran

Hanna Anies bersama dengan kekasihnya benar-benar menyita perhatian publik.

Hingga saat ini masih banyak orang yang penasaran mencari tahu seputar kasus tersebut.

Tak terkecuali kalangan politisi.

Salah satu video Hanna Annisa berdurasi 2 menit 50 detik itu turut beredar di grup percakapan instan WhatsApp di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan sejak Rabu (25/10/2017).

Hampir semua anggota grup percakapan tersebut telah melihat videonya.

Seorang anggota grup mengatakan, dalam video tersebut, Hanna nampak biasa-biasa saja saat melakukan hubungan intim dengan seorang pria.

Terpisah, Wakil Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Maros, Nelwan Beno mengaku telah melihat video tersebut tanpa disengaja melalui grup WhatsApp.

“Saya sudah lihat di grup. Kabarnya, dia seorang mahasiswi di Depok, Jawa Barat,” kata Beno.

Beno berharap, peng-upload video tersebut segera menghentikan penyebarannya.

Pasalnya, selain berdampak pada pemeran adegan “panas”, video tersebut juga membuat keluarga Hanna dan kekasihnya harus menanggung malu.

“Semoga bisa dihapus sebelum video itu beredar luas. Kasihan pihak keluarga pelaku yang harus menanggung malu,” katanya.

4. Membantah saat pemeriksaan awal

Sebelumnya, beredar melalui media sosial video tak senonoh antara seorang pria dan perempuan.

Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Depok telah melakukan pemeriksaan terhadap dua orang yang diduga di video pada Jumat (27/10/2017) lalu.

Namun, keduanya membantah bukan pemeran dan kepemilikan video tersebut.

Termasuk sebuah akun Instagram yang mencatut namanya.

Kepala Kepolisian Resor Kota Depok Komisaris Besar Polisi Herry Heryawan mengatakan, si wanita juga membantah kepemilikan akun Instagram yang mencatut namanya.

“Kemudian, kita telusuri untuk Instagram atas nama Hanna Annisa. Dia juga mengakui masih aktif, dan yang ada tulisan “tolong hapus video itu” yang ada di Instagram. Itu dia mengakui bukan punya yang bersangkutan,” ujar Herry di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Selasa (31/10/2017) lalu.

Polisi masih menyelidiki pelaku yang menyebarluaskan video syur tersebut serta memastikan siapa pemerannya.

Polisi akan melibatkan beberapa saksi, yakni ahli IT, gerak tubuh, dan ahli digital forensik.

Polisi memiliki bukti empat video syur. Tiga di antaranya dibantah milik Hanna dan MF.

“Ahli digital yang akan melakukan pemeriksaan. Dari tiga untuk membuktikan itu, kita harus lihat dari gesture-nya, dari ahli digital forensiknya. Kita juga lihat background atau latar belakangnya apa, tempatnya di mana dan sebagainya. Itu yang bisa bicara ahli,” ujar Herry.

Kita tunggu saja ya guys kelanjutannya.

Shares

Powered by moviekillers.com