TKW Selingkuh dengan Majikan, Benarkah?

Tenaga kerja wanita (TKW) yang bekerja di luar negeri memang jadi penyumbang devisa negara. Beberapa dari mereka juga mengalami banyak pengalaman tidak menyenangkan dari majikan. Namun terkadang citra Indonesia sendiri juga dipertaruhkan.

Tidak jarang para TKW mendapatkan siksaan bahkan tuduhan, pelecehan, dan sebagian lainnya meninggal di negeri orang. Tentunya banyak sekali permasalahan yang dialami oleh para tenaga kerja di luar negeri.

Seorang TKW asal Indonesia mendadak viral di sosial media lantaran dugaan yang dituduhkan kepadanya. Pertama kali berita tersebut menjadi viral di akun Facebook All Singapore Stuff. Wanita tersebut disebut-disebut bernama Nunung dan berasal dari Brebes, Jawa Tengah.

Seketika pemberitaan tentang dirinya begitu santer terdengar di jagat dunia maya. Hal ini dilatarbelakangi foto dirinya yang tersebar di sosial media. Foto dirinya dikethui sengaja disebarkan oleh salah seorang pemilik akun Facebook yang mengaku sebagai majikannya.

Dalam unggahannya, sang netizen ini memperingatkan pada seluruh warga Singapura untuk tidak mempekerjakan sang wanita tersebut. Lantaran dia mengatakan bahwa sang wanita TKW tersebut merupakan sang perusak rumah tangga orang. Dia pun mengaku bahwa sang wanita tersebut telah merusak kehidupan rumah tangganya bersama sang suami.

Netizen yang tak diungkap identitasnya ini menjelaskan dalam surat terbuka bahwa suaminya telah berselingkuh dengan Nunung.

http://cdn2.tstatic.net/bangka/foto/bank/images/tkw-nunung_20170503_144340.jpg

Berikut surat terbuka dari netizen yang melaporkan kejahatan Nunung tersebut :

Kepada semua, harap hati-hati dan jangan mempekerjakan PRT ini bila kamu bertemu dengannya.
PRT ini asal Brebes, Indonesia. Saya telah melaporkan dia ke instansi terkait.
Jika ada yang akan mempekerjakan dia, silakan hubungi saya mengenai latar belakangnya.
PRT ini bekerja ikut saya sejak akhir Oktober 2015.
Saya memulangkan dia ke Indonesia pada 13 Maret 2017.
Aku memergoki dia berselingkuh dengan suamiku.
Mereka berdua telah berhubungan intim dan merusak pernikahanku, keluargaku.
Dia bahkan mengajari anakku untuk membohongiku.
Dia mengatakan ke anak-anak, agar jangan bilang ayah pulang lebih awal.
Dia mengancam akan memarahi anakku, bila anakku membocorkan semuanya.
Dia sangat pandai untuk urusan akting.
Dia bahkan bilang ke saya : “Aku tak lagi takut pada siapapun di sini,”
Belakangan, meski pemerintah sudah mencekal namanya, aku tahu dia mengajukan izin untuk kembali kerja di Singapura.
Caranya, dia memberi biodata palsu ke calon majikannya.
Alasan dia ingin kembali saya rasa sudah jelas.
Dia ingin melanjutkan kisah asmaranya dan kembali melukai banyak orang.
Tolong jadikan catatan.
Jangan sampai kisah saya ini menimpa anda semua

Selain itu, TKW ini diduga juga mengajarkan anak majikannya untuk berbohong, sehingga perbuatannya tidak ketahuan. “Dia sangat pintar dan pandai berpura-pura, dia bahkan mengatakan pada saya di pesan terakhirnya bahwa ia tidak takut siapa pun di sini,” ungkapnya.

Postingan ini pun mendapat begitu banyak perhatian dan komentar dari netizen. Ada netizen yang menyalahkan suaminya, sebagai penyebab hancurnya rumah tangga.

Komentar-komentar tersebut banyak mengisi kolom komentar diunggahan foto miliknya:

Seperti yang ditulis netizen bernama Betty David : “Butuh dua tangan untuk tepuk tangan. Jadi bagaimana bisa kamu hanya menyalahkan si pembantu? Aku tidak bermaksud membela pembantunya, tapi aku pikir kamu juga harus mengganti suamimu, bukan hanya dengan memecat pembantu dan mencegahnya kembali ke Singapura,”

Netizen bernama Siegfried Imbang juga menulis pikiran yang sama :
“Aku melihat seorang wanita yang tidak bahagia karena pernikahannya hancur, dan tidak tahu bagaimana ia mengekspresikan frustrasinya. Jadi dia membuat semuanya tahu bahwa ini kesalahan PRT-nya. Dia tak ingin terlihat buruk di mata masyarakat, lalu dia kesal dengan PRT-nya, dan ingin mengakhiri karir si PRT di Singapura,”
Tapi ada yang membela si pelapor, karena pelapor hanya ingin memperingatkan kejadian buruk yang dia alami, agar tak dialami warga lain.

Netizen bernama Poon Kodi P menulis : “Si majikan di sini hanya memperingatkan lainnya untuk tidak mempekerjakan PRT ini. Dia tidak menyebut kalau suaminya tidak salah. Tolong, pahami maksudnya dengan jelas,”.

Entah siapa yang benar dan siapa yang salah dalam permasalahan ini. Karena belum dapat dipastikan secara jelas mengenai kasus ini. Semoga saja tidak akan ada pemberitaan-pemberitaan negatif lagi tentang para pekerja kita di luar negeri.

Shares

Powered by moviekillers.com