Terkuak, Identitas Pria yang Diusir Dari Pesawat United Airlines

Biasanya, seorang penumpang sebuah transportasi umum tentunya mendapatkan perlakuan yang menyenangkan dan istimewa dong ya? Namun lain halnya dengan penumpang yang satu ini, justru pengalamnnya menaiki sebuah maskapai penerbangan ini menjadikan dirinya memiliki pengalaman yang begitu tidak mengenakkan dalam hidupnya.

Meski telah membayar tiket penerbangan dan sudah duduk manis di dalam kursi pesawat dengan tenang sembari menunggu pesawat take off, mendadak secara tiba-tiba dia diseret dan diusir secara paksa dan mengalami luka hingga berdarah-darah.

Berita yang mencuat sejak beredarnya video yang diposting melalui Facebook ini menjadi bahasan yang begitu panas di kalangan masyarakat. Video seorang pria yang diusir dari pesawat tersebut sudah ditonton sebanyak 10 juta kali oleh netizen di sleuruh dunia, hingga akhirnya berita tersebut dimuat ke sosial media.

Kejadian tersebut diketahui terjadi di negara Amerika Serikat yang melibatkan maskapai United Airlines. Banyak yang mempertanyakan tingkah laku petugas yang langsung menarik dengan paksa sang calon penumpang hingga mengalami luka-luka hingga berdarah ini pun mendapatkan reaksi protes keras dari beberapa kalangan.

Terlihat di dalam video yang beredar tersebut, seorang lelaki yang sudah berusia cukup tua ini tiba-tiba ditarik dengan paksa dari kursi yang didudukinya oleh petugas keamanan bandara dan diseret keluar dari pesawat yang akan segera lepas landas tersebut. Penumpang lainnya yang berada di dalam pesawat tersebut hanya mampu menatap dengan tatapan ngeri.

Setelha video tersebut beredar secara luas di sosial media, banyak pihak yang mengecam pihak penerbangan United Airlines atas sikapnya yang semena-mena memperlakukan penumpang pesawatnya.

Hingga akhirnya berita tersebut menjadi ramai diperbincangan oleh banyak netizen, pihak maskapai United Airlines tersebut akhirnya angkat bicara dan menjelaskan duduk permasalahannya. Pihak maskapai penerbangan United Airlines pun membenarkan bahwa ada penumpang yang dipaksa turun dari dalam pesawat, di Bandara Chicago O’Hare.

http://cdn2.tstatic.net/style/foto/bank/images/penumpang-diusir-dari-pesawat_20170411_123936.jpg

Sebenarnya, bukan tanpa alasan bahwa pihak maskapai kemudian memutuskan untuk menurunkan penumpang kala itu. Alasannya, pesawat yang hari itu akan lepas landas dinyatakan kelebihan penumpang karena United Airlines menerbangkan serta empat staff nya hingga harus mengurangi sekitar empat penumpang.

Awalnya United meminta jika ada 4 orang relawan yang mau turun, pihak maskapai penerbangan akan memberikan kompensasi berupa uang berikut penginapan di hotel.

Tetapi tidak ada yang mau sehingga 4 orang tersebut dipilih secara random. Nah, salah satu penumpang yang terpilih tetap menolak turun dengan alasan dia adalah seorang dokter dan perlu merawat pasien di tempat tujuan. Pihak maskapai lalu memanggil keamanan bandara dan pria itu diturunkan secara paksa bahkan sampai terluka. CEO United Airlines pun sampai harus meminta maaf atas kejadian ini, namun kritik tak berhenti berdatangan.

Di Amerika Serikat sendiri, tindakan United Airlines sebenarnya tidak dilarang, di mana maskapai boleh menjual tiket lebih dari kapasitas asalkan penumpang yang nantinya terdampak diberikan kompensasi. Namun tentu saja tindakan mereka ‘menganiaya’ penumpang itu sangat disesalkan.

Lalu siapakah sebenarnya pria tersebut?

Rupanya, ia bernama David Dao, seorang dokter spesialis anak berkewarganegaraan Amerika Serikat.

Ia sempat dikira imigran dari Tiongkok, rupanya terungkap bahwa dokter Dao merupakan imigran Vietnam.

Diketahui, dokter Dao memiliki seorang istri bernama Teresa (69) yang juga merupakan dokter anak dan membuka praktik di Elizabethtown, dekat Louiseville AS. Pasangan ini memiliki lima orang anak. Seperti kedua orangtuanya, empat dari lima anak dokter Dao juga berprofesi sebagai dokter.

Sebelumnya, dokter Dao bekerja di Hardin Memorial Hospital sekaligus membuka praktik. Izin dokter Dao pernah dicabut sementara pada tahun 2003 karena adanya kasus. Kemudian, Dao mendapatkan izin praktik dokternya kembali pada 2015.

Dao memiliki kegemaran bermain poker dan telah mengikuti kompetisi di World Series of Poker beberapa waktu lalu. Dalam sebuah turnamen poker tahun 2009, ia berhasil mendapat peringkat kedua. Laman World Series of Poker mencatat, Dao telah mengantongi US$ 234 ribu (setara Rp 3,1 miliar) untuk tiap kemenangan saat bermain poker.

Usai kejadian memalukan itu, CEO United Airlines Oscar Munoz merilis pernyataan. Munoz mengatakan, seperti netizen, dirinya juga merasa terganggu dengan insiden tersebut. Ia pun tak lupa meminta maaf atas kejadian usir paksa dengan kekerasan itu.

Sayangnya, dalam email pribadi kepada karyawan, Munoz justru terkesan mendukung tindakan para krunya. Ia memuji tindakan kru yang masuk ke dalam pesawat dan meminta penumpangnya turun karena tak mau turun sukarela dari pesawat.

Semoga saja ya kejadian etrsebut tidak terulang kembali.

 

 

 

Shares

Powered by moviekillers.com