Sweet Banget, Istri Luangkan Setengah Jam Tiap Hari untuk Makan Bareng Suami

Cinta bisa tumubuh di hati kedua insan manusia begitu saja. Entah karena pandangan pertama, kedekatan yang intens, maupun seringnya menghabiskan waktu bersama-sama.

Biasanya, jika orang sudah saling mencintai, maka akan ada lanjutan dari kisah cinta keduanya ke jenjang yang lebih serius lagi, yaitu sebuah pernikahan.

Pernikahan adalah dua orang yang berbeda menjadi satu dan harus hidup bersama-sama mengarungi kehidupan yang tentu panjang ini.

Dalam membina hubungan rumah tangga sendiri, tentu memerlukan kehati-hatian dan banyak harus saling mengerti antara satu sama lain agar tak menimbulkan permasalahan dalam rumah tangga.

Selain itu, dalam merawat hubungan pernikahan itu sendiri. Sepasang suami-istri tentu harus memiliki trik-trik khusus yang bisa dilakukan untuk memertahankan cinta keduanya dan membina hubungan rumah tangga yang baik dan membahagiakan.

Lihat saja pasangan suami-istri yang baru-baru ini viral di jagat dunia maya lantaran keduanya melakukan hal-hal yang cukup romantis setiap harinya, yaitu meluangkan waktu untuk makan bersama walau sebentar.

Ya, sang istri sendiri rupanya menerapkan jam makan bersama setiap harinya meski hanya dalam waktu singkat, yaitu setengah jam saja.

Bagi orang yang sibuk, mungkin waktu setengah jam itu amat sangat berharga. Namun, bagi sang wanita ini waktu setengah jam sangat berharga untuk dihabiskan bersama dengan suaminya.

Seorang pengguna akun Facebook bernama Fariz yang mengunggah foto orangtuanya, Suhaimi dan Zaliah saat sedang makan bersama.

Dalam unggahan tersebut, Fariz menulis bahwa ibunya memilih untuk melakukan perjalanan jauh dari Sengkang ke Kranji, Singapura, hanya untuk bisa makan bersama ayahnya.

Sang ibu sering mengatakan kepada Fariz,

 “Sekarang saya bisa beristirahat dengan tenang mengetahui bahwa ayahmu tidak lapar dan keadaannya baik,”
Fariz sendiri ketika diwawancari oleh salah satu media asing mengatakan:

“Beliau akan pergi ke tempat kerja ayahku setiap hari naik bus untuk memastikan ayah makan,”

“Beliau selalu khawatir ayah saya akan kelaparan, sementara ayah saya khawatir jika dia bekerja cukup keras dan tidak bisa memberikan kehidupan keluarga yang baik,”

“Ayahku gila kerja, jadi dia kadang-kadang menggertak ibuku dan mengatakan ia sudah makan,”

“Mereka selalu memikirkan satu sama lain dalam segala hal yang mereka lakukan,”

Yang menarik, Fariz sangat terinspirasi oleh kepedulian ibu kepada ayahnya.

Dan menjadikan sang ibu sebagai standarnya dalam mencari calon kekasih yang kelak akan mendampinginya seumur hidup.

Mungkin itu sebabnya, Fariz juga masih melajang hingga kini.

Saat giliran sang ibu diwawancara dan menanyakan apakah ia akan khawatir bahwa Fariz akan terus melajang cukup lama dan apakah ada niatan untuk mencarikan jodoh untuk putranya tersebut, ia memberikan jawabannya,

 “Tidak, aku tidak pernah memberitahu teman atau kerabatku untuk mencarikan seorang gadis untuk putraku. Dia akan menemukan seseorang yang dia sukai sendiri,”

“Saya juga mengatakan kepadanya, bahwa dia tidak dapat membandingkan waktu yang lalu dengan sekarang,”

“Orang dan waktu berubah. Saat ini, prang lebih berpendidikan dan berpikir berbeda,”

“Dia harus menemukan seseorang yagn membumi di zaman modern,:

Meskipun sang ayah adalah pria pendiam, Suhaimi juga melayangkan pujian untuk istri tercintanya.

Suhaimi bekerja sebagai petugas keamanan sekolah di Punggol Cove Primary School, yang jaraknya cukup jauh dari flat mereka di Sengkang.

Perjalanan dari Sengkang ke tempat kerja Suhaimi yang terletak di Kranji memakan waktu satu setengah jam menggunakan bus.

Namun, kini Suhaimi sudah berganti pekerjaan yang jaraknya lebih dekat dan hanya membutuhkan waktu kurang dari 10 menit menggunakan skuter.

Selain itu, dengan pekerjaannya yang sekarang, Suhaimi memiliki waktu untuk sarapan bersama istrinya.

Kadang-kadang dia juga akan pulang saat istirahat makan siang bersamanya.

 Saat ditanya soal istrinya yang berpergian jauh hanya untuk bisa makan bersamanya, Suhaimi menjawab,

“Oh, aku merasa sangat bahagia karena dia adalah istriku yang terbaik,”

Menjaga Hubungan Rumah Tangga yang Baik

  • Saling Memahami

Tidak bisa memahami satu sama lain adalah penyebab pertengkaran dalam kehidupan berumah tangga. Untuk itu, saling memahami memahami dan mendukung satu sama lain menjadi cara terbaik menjaga keharmonisan dalam rumah tangga.

  • Saling Menghargai

Saling menghargai adalah elemen penting untuk menjaga keharmonisan dalam rumah tangga. Pada dasarnya baik suami maupun istri memiliki sifat dan karakter berbeda. Diperlukan kekompakan untuk dapat menyatukan perbedaan tersebut.

  • Saling Percaya

Saling percaya antara kedua belah pihak adalah kunci meraih keharmonisan rumah tangga. Jangan biarkan pikiran dan hati saling menaruh curiga satu sama lain. Karena jika suatu hubungan tidak dilandasi kepercayaan, maka tidak akan bertahan lama.

  • Saling Memaafkan

Konflik memang menjadi bumbu kurang sedap dalam kehidupan berumah tangga. Kesalahan kecil yang dilakukan pasangan menjadi bahan untuk memulai pertengkaran. Hal ini terjadi karena belum adanya kesadaran untuk saling memaafkan.

Terapkan tips tadi dan jadikan rumah tanggamu rumah tangga yang berbahagia dan harmonis ya?

 

 

 

 

Shares

Powered by moviekillers.com