Setya Novanto Kecelakaan, Warganet Justru Malah Nyinyir

Siapa yang tidak mengenal Setya Novanto?

Belakangan ini namanya seringkali wara-wiri di media pemberitaan Nasional. Setelah diduga melakukan  korupsi e-KTP. Kini dirinya kembali hadir dengan pemberitaan baru seputar kecelakaan yang dialaminya beberapa waktu yang lalu.

Sontak berbagai media pemberitaan langsung menyoroti peristiwa kecelakaan Setya Novanto ini.

Kabar kecelakaan yang dialami Ketua Umum Partai Golkar, Setyo Novanto segera viral di media sosial petang ini, Kamis (16/11/2017).

Komentar nyinyir pun dituliskan menanggapi banyaknya kejanggalan atas kecelakaan Setnov-sapaan Setya Novanto, ketika hendak menuju kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) petang ini.

Kejanggalan mencolok yang disoroti netizen adalah kondisi mobil dan keterangan Kuasa Hukum Setnov, Fredrich Yunadi, sesaat kabar duka tersebut mencuat.

Dalam rekaman video amatir, kondisi mobil Toyota Fortuner bernomor polisi B 1732 ZLO yang diduga ditumpangi Setnov hanya mengalami kecelakaan ringan.

Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan keterangan sang pengacara yang menyebutkan jika kondisi mobil Setnov hancur pasca kecelakaan.

Setnov pun dikabarkan harus dilarikan ke Rumah Sakit Permata Hijau lantaran dilaporkan tidak sadarkan diri.

“Laaah tiangnya kaga rubuh. Orangnya parah,” tulis akun twitter bernama @chink_amir pada Kamis (16/11/2017).

Sedangkan akun bernama Banyu Biru lewat akun @BanyuBi59672941 menyebut pengacara Setnov berbohong.

“Iki penggacaranya ngibul bangget,” tulis menuduh dibalas Johanes lewat akun @johanes_subandi ‘kayanya berita kecelakaan juga pura2/rekayasan antek2nya setya novanto,dan pengacaranya,Allah maha tahu,inga2 ting!!!!!bating’.

Seperti diketahui sebelumnya, kabar duka terkait kecelakaan yang dialami Ketua Umum Partai Golkar, Setyo Novanto mencuat di media sosial sejak dikonfirmasi kuasa hukumnya, Fredrich Yunadi. Layaknya berlomba, netizen berebut berkomentar nyinyir hingga melaporkan kembali kejadian yang dialami tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan KTP elektronik atau e-KTP itu saat ini.

Seperti yang dilakukan oleh Senopati Wirang lewat akun @seno_wirang pada Kamis (16/11/2017) pukul 20.10 WIB. Lewat statusnya, akun tersebut mengunggah sebuah mobil Toyota Fortuner bernomor polisi B 1732 ZLO yang diduga milik Setya Novanto.

Mobil berwarna hitam itu terlihat masih terparkir dengan kondisi menabrak tiang rambu dan berada atas separator jalan yang diperkirakan merupakan Jalan Alteri Pondok Indah, tepatnya kawasan Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Dalam video berdurasi satu menit sembilan detik itu, mobil terlihat rusak ringan pada bagian depan, yakni bumber dan grill mobil penyok. Bagian ban ataupun bodi mobil tidak tergores sedikit pun walaupun mobil diperkirakan menabrak hingga naik ke atas separator.

Sementara, sasana jalan pun terlihat kosong dengan hujan masih membasahi lokasi kejadian. Tidak ada pemeriksaan ataupun upaya penderekan yang dilakukan pihak Kepolisian, mobil justru dibiarkan di sisi jalan.

“BREAKING NEWS.. SETYA NOVANTO KECELAKAAN MOBIL!! Terkonfirmasi nopol mobil Setnov B 1732 ZLO Toyota Fortuner,” tulisnya melaporkan dalam status yang dapat diakses lewat tautan https://twitter.com/seno_wirang/status/931147500567666688

Belum ada konfirmasi terkait rekaman video tersebut, hanya saja Setnov-sapaan Setya Novanto, diketahui dilarikan ke Rumah Sakit Permata Hijau saat ini.

Kondisi Terkini

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa serta dokter KPK untuk mengecek langsung kondisi Ketua umum Partai Golkar, Setya Novanto (SN) yang dirawat di Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Kamis (16/11/2017) malam karena mengalami kecelakaan saat hendak menyerahkan diri ke KPK.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan penyidik juga membawa dokter untuk kebutuhan pengecekan Setya Novanto, tersangka korupsi e-KTP.

“Penyidik sudah membawa dokter untuk kebutuhan pengecekan tersangka SN‎. Dibutuhkan koordinasi terlebih dahulu dengan dokter jaga atau dokter yang merawat,” ungkap Febri Diansyah, Jumat (17/11/2017) dini hari di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Febri melanjutkan hingga saat ini, ‎penyidik tidak menemukan dokter jaga tersebut atau dokter yang merawat Setya Novanto di lokasi dan pihak manajemen RS juga tidak dapat ditemui untuk memberikan informasi dan akses malam ini.

‎Atas hal ini, Febri meminta pihak mahajemen RS tidak mempersulit kerja penyidik KPK di lokasi. “Sejauh ini ada informasi yang kami terima-pihak-pihak tertentu tidak koperatif,” tambahnya.

Wah, bagaimana pendapat kalian guys? Apakah kamu merasa tidak ada yang janggal pada peristiwa ini?

Semoga saja kasusnya cepat selesai dan tidak dipersulit lagi.

 

Shares

Powered by moviekillers.com