Seorang Netizen Jenguk Ahok, Netizen Lain Salut

Semenjak berubah status menjadi tersangka dan harus mendekam di dalam penjara karena kasus penistaan agama yang dilakukannya. Ahok pun seolah tak henti-hentinya menjadi sorotan publik. Ahok yang dulu sempat menjabat sebagai Gubernur Jakarta setelah ditinggal oleh Jokowi untuk menjabat sebagai Presiden RI ini memang tidak pernah lepas dari sorotan publik. Setiap kehidupannya pun seringkali diberitakan di mana-mana.

Setelah beberapa waktu yang silam memberikan surat balasan kepada seorang gadis berusia 12 tahun yang mengirimi surat untuknya. Ahok pun kembali membuat heboh netizen. Sebenaranya bukan Ahok yang membuat heboh, namun kunjungan seorang netizen inilah yang membuat heboh netizen.

Ternyata, meski ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penistaan agama yang menimpanya beberapa waktu yang lalu sebelum dirinya maju ke Pilgub DKI Jakarta. Sosok Ahok tetap membekas bagi sebagian masyarakat di Indonesia. Tidak sedikit yang begitu mencintainya dan mendapatkan inspirasi dari sosoknya yang dikenal sangat tegas ini.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, pada tanggal 9 Mei 2017, Majelis hakim yang diketuai Dwiarso Budi Santiarto menyatakan Ahok bersalah melanggar pasal 156 a KUHP tentang penodaan agama. Ahok dijatuhi hukuman penjara selama dua tahun.

Hal ini berbeda dari tuntutan jaksa yang menyatakan Gubernur DKI Jakarta nonaktif itu bersalah melanggar pasal 156 KUHP dan menuntut penjara 1 tahun dengan masa percobaan selama dua tahun.

Karenanya Ahok yang saat ini mendekam di tahanan Mako Brimob Kelapa Dua Depok, langsung mengajukan banding sesaat menerima vonis tersebut.

 Namun akhirnya pada 23 Mei lalu, Veronica Tan, istri Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, membacakan surat yang ditulis tangan oleh suaminya dari balik tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.Dalam surat itu, Ahok menyatakan tak akan melakukan banding, ia pun dengan ikhlas menerima semua hukuman yang diberikan kepadanya, demi kesatuan bangsa.

Tak sampai di situ saja netizen dibuat terenyuh. Ternyata selama di penjara, Ahok memiliki banyak kegiatan, salah satunya adalah membalas surat-surat dari warga. Ia pernah membalas surat dari gadis 12 tahun bernama Allegra Freya dan menjadi viral di sosial media.

Satu demi satu kegiatan positif banyak dilakukan oleh Ahok untuk mengisi hari-harinya di dalam penjara. Dia pun dengan sabar dan ikhlas menjalani hari-harinya di dalam sana, tentunya dengan banyaknya dukungan itulah Ahok menjadi jauh lebih kuat.

Kini ada lagi kisah yang tak kalah menginspirasi dan membuat haru para netizen.

Seorang netter pemilik akun Facebook Michelle Dian Lestari membagikan pengalamannya saat ia menjenguk Ahok di Mako Brimob.

Ternyata selama di dalam penjara ada banyak sekali dukungan yang diberikan warga untuk Ahok.

Berikut ini cerita lengkap perjumpaannya dengan Ahok kala itu.

“Tadi di Mako Brimob, gua nggak ngapa-ngapain, cuma duduk aja ngelihatin dan dengerin Ahok cerita. Dan gua melihat, betapa wajahnya terlihat cerah, gerak tubuhnya santai, berbeda jauh dengan Ahok yg beberapa kali gua temui pas kerja: muka tegang, tubuh kaku, duduk pun seolah ada paku di pantatnya.

Dia bercerita banyak. Tentang bagaimana banyak orang yg mengutip kisah Nabi Yusuf yg dibuang oleh saudaranya tetapi malah diangkat jadi pejabat oleh Firaun, dari versi Islam, Katolik dan Kristen. Tentang bagaimana banyaknya orang yg datang mendoakan dia, sampai-sampai dia harus memberi target “Doa cukup 10 menit” supaya yg lain bisa mengambil kesempatan bercengkerama. Tentang bagaimana sibuknya dia setiap hari Selasa dan Jumat menerima kunjungan orang-orang yg bersimpati pada dia. Tentang bagaimana orang memberikan hadiah buku, sehingga Mako Brimob kini punya perpustakaan kecil sendiri. Tentang bagaimana dia dan rekan di rutan menikmati bingkisan makanan yg dibawakan untuk dia. Seolah kami tengah menikmati Ahok Show secara privat, khusus bagi 22 pengunjung yg duduk mengelilingi dia, menikmati hiburan dari seorang Ahok.

Tapi satu hal yg menancap di ingatan gue. Dia bercerita bahwa penjara membuat dia terpaksa belajar untuk menjadi lebih santai, menikmati hari itu, mensyukuri apa yg terjadi pada hari itu, dan pasrah atas masa depan.

“Kalau gua mikirin kapan gua bebas, bisa gila gua. Bebasnya masih lama! Gua kemarin dikasih tahu soal remisi. Gua dikasih tahu, ‘Pak, nanti 17 Agustus Bapak belum dapat karena belum 6 bulan. Gua pikir, wah asyik nih, berarti gua dapat banyak buat Natal. Eh, ternyata, cuma 15 hari! Bayangin! Tommy sama Urip aja dapat enam bulan, gua cuma 15 hari!”, demikian celotehnya dengan air muka jenaka.

“Kebayang dong kalo gua ngitung masa hukuman gua kena segitu, dipotongnya cuma 15 hari per remisi, lemes lah gua. Jadi gua mikir sendiri, ‘Udah lah, loe gak usah mikirin kapan bebas. Yg penting loe melakukan sesuatu sambil nunggu bebas!’ Jadi, sekarang gua mulai belajar menikmati hidup di sini. Eh, ternyata enak. Bisa bangun siang, bisa tidur siang, gak usah terima telepon melulu, bisa olahraga sampai puas. Dulu gua bangun jam 4.30, gua cuma bisa olahraga 30 menit. Bukannya gak kuat. Jam 6.30 gua udah harus ke Balaikota. Kasian orang yg nunggu di sana untuk ketemu gua. Sekarang? Gua bangun jam 10 juga gak ada yg protes,” cerita dia dengan tawa berderai.

“Dan satu lagi yg gua seneng di sini. Gua nggak diomelin sama Mama gua kalau gak ke gereja di hari Minggu. Kalau di rumah, gua berani gak ke gereja, Mama gua bisa marah-marah,” imbuhnya lagi dengan senyum lebar.

“Nah, satu lagi nih. Pas habis dibacakan vonis, gua telepon Bu Vero buat ngasih tahu. Dia nangis langsung, dan gua senang. Kenapa? Artinya dia masih sayang sama gua, dan kesalahan gua yg ini langsung hilang di mata dia. Kalian tau kan, Love is stronger when a fault is forgiven. Jadi, sayangnya Bu Vero ke gua makin kuat karena satu kesalahan gua ini dia maafkan.”

Saat bercerita, Ahok terlihat bersinar cerah, menerangi seisi ruangan, mengisinya dengan gelak tawa. Energi positif gua langsung penuh lagi, hanya dengan duduk melihat dan mendengarkan dia. Dan gua berpikir, sungguh, kalau gua bisa sedikit saja memberikan energi positif itu ke sekeliling gua, niscaya gua akan jadi manusia yg lebih berguna. Ahok tengah jatuh terpuruk, ditimpa tangga, dilempari kotoran, ditimbun cacian. Tetapi dia memilih untuk tetap positif, tetap bersinar, tetap membagikan tawa dan kebahagiaan.

Nat ‘King’ Cole pernah bernyanyi, “When your smiling, the whole world smiles with you. When you’re laughing, the sun comes shining through”.

Dan dia juga berkata, ” Smile, though your heart is breaking. Smile, even though it’s aching. When there are clouds in the sky, you’ll get by, if you smile through your fears and sorrow. Smile, and maybe tomorrow, the sun will come shining through for you”.
So, keep smiling, keep shining, and the sun will shine for you.”

Siapa sangka unggahan ini menjadi viral sampai disukai lebih dari 5 ribu likes dan dibagikan lebih dari 1 ribu shares di Facebook.

Ada beberapa netizen yang menginginkan foto sebagai bukti, namun menurut penjelasan Michelle, selama kunjungan pengunjung dilarang membawa tas dan kamera, sehingga tidak mungkin untuk mengabadikan foto.

Netizen dunia maya pun dibuat salut dengan kisah menginspirasi ini.

Elsa Lesmanasari, “Pak Ahok memang pintar di atas kertas dan cerdas dalam kehidupan.
Miss so much Pak Ahok.”

Retno Widya Santi, “Terima kasih atas ceritanya. Mengobati kerinduan saya pada beliau…”

Runggu Samosir, “He is always an inspiration”

Menginspirasi sekali ya guys. Sehat-sehat terus Pak Ahok, see you soon.

Shares

Powered by moviekillers.com