Satu Pria Nikahi Dua Wanita Sekaligus, Wow

Menikah merupakan sebuah komitmen yang mengikat pasangan suami istri. Keduanya harus mampu berjalan beriringan dan menyamakan segala macam perbedaan di antara keduanya. Tidak jarang lho, saking begitu banyaknya perbedaan yang dimiliki keduanya. Hubungan pernikahan yang sebelumnya direncanakan dengan sangat baik bisa hancur berantakan.

Jika punya satu orang istri saja kamu membutuhkan waktu beradaptasi yang mungkin cukup lama ketika menjadi seorang suami. Lantas, apa jadinya jika kamu menikahi dua wanita sekaligus?

Tidak kebayang kan bagaimana ribetnya dan juga harus kerja ekstra keras untuk mencukupi kehidupan rumah tangga kamu.

Pria asal Musi Banyuasin, Sumatera Selatan ini mencuri perhatian publik karena acara pernikahannya yang lain daripada yang lain. Beritanya pun sukses menghebohkan jagad dunia maya. Seheboh apa sih pernikahannya.

Pernikahannya sih biasa saja ya, tapi yang membuat netter heboh adalah dari calon mempelainya. Jika pad aumumnya di pelaminan hanya akan ada kedua orangtua calon mempelai, dan juga pasangan pengantin. Justru di pelaminan ada tiga orang pengantin, yang mana terdiri dari satu pria dan dua orang wanita.

Melalui foto yang diunggah oleh akun @miminsekayu, tampak seorang pria tengah diapit oleh dua orang wanita yang mana berpakaian lengkap dengan baju pengantin dengan dandanan yang serupa. Ketiganya kala itu, nampak mengenakan pakaian pernikahan adat Palembang.

Dalam foto yang diunggah oleh akun tersebut, tidak lupa sang admin akun tersebut menambahkan caption yang membuat netter juga terheran-heran, sekaligus penasaran.

“Nah min repost poto wang bini due, location dikasmaran, kec babat toman min. Lagi hits mikak”. (Nah min, repost foto orang beristri dua, lokasinya di Kasmaran, Kecamatan Babat Toman min. Lagi heboh sekarang).

Dalam kronologinya disebutkan dengan kalimat berbahasa daerah Musi Banyuasin (Sekayu). ‘Ikakla namonyo bini duo alias due, alangke pacak mamak ikak nyetelnye, raga pacak langsung bebini die tu. Akor?? Bokor? Mun akor bungkus bae sikok antat be ke kumah imin ek. Aoao q trimee….’
(Inilah yang namanya beristri dua, alangkah bisa orang ini mengaturnya, bisa langsung beristri dua begitu. Akor? Kalau akor, bungkus saja satu antar ke rumah Imin ini. Ya, saya terima).

Seperti biasa, ada berita viral tentu akan ada saja komentar-komentar dari para netter. Berikut komentar-komentar para netter yang menggelitik:

@doniapriadi berkomentar, ‘Playboy mamak tu, pakam dokonye. Namekla sajenye min maken pacak mutu’ (Playboy orang itu, hebat dukunnya. Mantap sesajinya bikin bisa begitu).

@bastianphotografy berkomentar, ‘ape sebenyok e jok Wang kasmaran ikak… Cam yek… Mak mne aga pacak mutu… Malam pertamo betigo… Kalu dak kuat jok… Hahahaha’ (apa benar kawan orang Kasmaran ini. Bagaimana bisa begitu, malam pertama bertiga, bisa-bisa tidak kuat kawan).

diahkesumaningrum_ “Wang kasmaran ikak min @miminsekayu,”
miminsekayuCaknya “jela dek @diahkesumaningrum_,”
sryywagini “Klu yg sikokny tu taritanggai cubo kelek tanganny tu yg sikok pakek hena yg sikok idk

Tidak ketingalan, Ketua MUI Kota Palembang pun juga turut memberikan komentar seputar pernikahan salah satu warga Palembang tersebut.

Menurut Saim secara Islam hal tersebut sah sah saja. Dengan catatan suami dapat berlaku adil pada keduanya.

Hal ini kata Saim merujuk pada surah An nisa ayat 3 yang berbunyi:
Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat.

Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.

“Tidak apa menikah sekali dua. Yang penting kedua mempelai perempuan ikhlas dan mau menerima satu sama lain,” katanya, Selasa (16/5/2017) saat dihubungi.

Menurut Saim, tapi jika si pria tak mampu berlaku adil maka disarankan cukup satu saja. Sehingga tak menyakiti salah satu di antara istrinya.
“Nikah itu ibadah jangan sampai niatnya melenceng dari situ,” katanya.

Meski demikian, ketiganya nampak menikmati moment tersebut. Raut kebahagian selalu dipancarkan dari wajah dua mempelai wanita dan satu mempelai pria itu. Hal serupa pun juga dilakukan oleh kedua orangtua para mempelai.

Wah intinya congratulations, dan jangan lupa untuk bersikap adil ya?

Shares

Powered by moviekillers.com