Pose Tak Senonoh, Prewedding Pasangan Ini Dihujat

Sosial media memang banyak dimanfaatkan untuk mengunggah foto momen-momen penting yang mungkin hanya bisa terjadi sekali dalam seumur hidup. Hal ini tentu sangat dimanfaatkan oleh hampir seluruh manusia di muka bumi. Mulai dari momen sekolah, pacaran, prewedding, pernikahan, dan banyak momen lainnya begitu sangat penting untuk diabadikan.

Hal ini tentu dibarengi dengan semakin canggihnya fitur-fitur yang terdapat di kamera handphone ataupun kamera-kamera lainnya. Sehingga akan lebih mempermudah seseorang untuk mengabadikan setiap momen dalam hidupnya. Apalagi dengan sosial media yang juga terus membuat seseorang dapat memiliki eksistensi di sosial media, tentunya akan membuat seseorang mengunggah potret dirinya ke sosial media pribadinya.

Meski begitu, ketika kamu memutuskan untuk mengunggah foto pribadimu ke sosial media. Tentu hal yang paling utama untuk kamu lakukan adalah pilihlah foto-foto yang baik untuk diunggah, karena setiap foto yang akan kamu unggah ke sosial media, akan menjadi konsumsi publik.

Jangan sampai kamu melakukan hal serupa dengan pasangan ini dan membuat dirimu menjadi hujatan netizen.

Pasangan kekasih yang satu ini harusnya berbahagia karena akan segera melangsungkan pernikahan. Namun justru tanpa diduga-duga, foto prewedding keduanya malah menjadi bahan hujatan oleh para netter.

Lantas apa yang membuat foto keduanya dihujat?

Pasangan kekasih ini dianggap menampilkan foto yang tidak senonoh dan vulgar kepada publik. Foto prewedding yang seharusnya memiliki hasil yang baik, justru malah dianggap memiliki pose-pose yang sangat aneh oleh para netter. Hujatan demi hujatan pun mendarat pada foto-foto prewedding keduanya yang beredar luas di internet.

Foto-foto bertuliskan caption “Foto-foto diambil oleh fotografer pernikahan” sebuah laman Facebook mengunggah foto sepasang kekasih yang sontak jadi bahan pembicaraan. Keduanya memang hanya melakukan foto prewedding, sama seperti apa yang dilakukan oleh para calon pengantin pada umumnya. Terlihat juga bagaimana sang pria begitu gagah berpakaian lengkap dengan jasnya, diikuti sang kekasih nan anggun dengan balutan gaun panjang berwarna merah dan biru.

Mungkin memang tak ada yang aneh jika sebatas mendengarnya, namun yang jadi persoalan dan bahan pembicaraan netizen adalah karena keduanya menunjukkan pose yang tak biasa.

Jika sebagian orang akan memilih latar foto di alam terbuka yang memiliki panorama yang indah untuk mengabadikan momen prewedding. Keduanya justru sangat disibukkan dengan pose-pose sensual yang justru mengundang banyak hujatan dari publik.

Bagaimana tidak? Jika pose-pose yang ditunjukkan sama sekali tidak menampilkan kesakralan acara pernikahan. Namun justru menampilkan pose-pose tidak sopan dan aneh ini. Nampak di beberapa fotonya keduanya sama sekali tidak risih dengan apa yang keduanya lakukan. Padahal ketika diunggah saja, netizen sudah begitu memprotes tindakan keduanya tersebut.

Dari berbagai pose ala orang dewasa tersebut sangat tidak heran jika kemudian netizen jadi banyak berkomentar. Bahkan ada beberapa di antara mereka yang menganggap jika pasangan tersebut sudah merusak makna sakralnya pernikahan mereka sendiri. Ada juga yang menunjukkan rasa kekhawatirannya terhadap masa depan dari anak pasangan tersebut jika kelak melihat foto ayah dan ibunya ini. Meski ada juga netizen yang menganggap itu menjadi bagian untuk bersenang-senang, tapi ramainya komentar yang ada membuat unggahan foto tersebut menghilang dari laman tersebut. Ya, akhirnya unggahan tersebut dihapus oleh sang empunya akun.

Entah mungkin karena perasaan malu, sehingga sang pemilik foto tersebut akhirnya menghapus foto-foto prewedding bersama calon pendampingnya ini. Namun itu memang merupakan tindakan yang tepat, meski sebagian netizen sudah menyimpan foto-foto keduanya yang sempat tersebar. Namun setidaknya sudah ada itikad baik dari sang pemilik untuk menghapusnya.

Hingga kini bahkan tidak diketahui motif sebenarnya dari pose-pose yang ditunjukkan dalam acara pemotretan prewedding pribadi kedunya. Siapa yang memilih gaya dan yang mengarahkan tidak diketahui secara pasti.

Intinya hal tersebut membuat kita belajar dan dapat jauh lebih berhati-hati lagi dalam menggunakan sosial media. Jangan sampai kita malah kurang berhati-hati dan menjadi target hujatan selanjutnya. Karena dibenci haters dan juga menjadi perbincangan publik itu sungguh tidak enak lho. Kamu harus kuat mental dan batin.

Shares

Powered by moviekillers.com