Perawat Asyik Telepon Ketika Periksa Tangan Pasien Jadi Viral

Perawat atau dokter seharusnya lebih mengedepankan kepentingan pasiennya. Apalagi jika pasiennnya sudah dalam kondisi kritis. Hal ini merupakan tugas seorang perawat atau dokter untuk cepat dan tanggap dalam menangani pasien.

Namun, hal berbeda justru terjadi pada salah seorang oknum perawat di salah satu rumah sakit yang cukup besar. Tindakannya pun dinilai sama sekali tidak profesional dan dapat membahayakan pasien.

Sontak, banyak warganet yang membahas berita tersebut hingga akhirnya menjadi viral dimana-mana.

Bagaimana kisahnya?

Video seorang perawat asyik bertelepon saat pasien yang ditangani tengah kesakitan viral di facebook.

Video ini diposting di akun facebook Maria Manalu, Senin (6/11/2017).

Dalam postingan ini disebutkan peristiwa ini terjadi di RSU Grand Medistra Lubukpakam.

Diperkirakan video ini diambil keluarga pasien yang menyaksikan langsung tindak tak terpuji di perawat.

Terlihat si perawat ini akan memasang infus pada pasien bayi yang tengah mengerang kesakitan.

Sambil bertelepon, si perawat mencari pembuluh darah vena di kaki si bayi.

Entah karena sedang asyik bertelepon, pembuluh dara vena yang akan ditusukkan jarum infus tidak ditemukan.

Akhirnya rekannya yang memasangkan infus.

”Begini lah cara kerja perawat perawat rumah sakit grand medistra lubuk pakam.uda gk bs masag infus tlponan lg sambil bekerja.apa lagi pasienya anak usia 18 bulan.
Boha ma songonon (Bagaimana lah ini) .

Hingga Selasa malam, postingan ini sudah 243 ribu kali diputar dan dibagikan 7.537 Kali.

Umumnya komentar yang masuk menghujat dan mengecamn si perawat.

Hingga berita ini ditayangkan sedang diupayakan mendapat konfirmasi dari manajemen RSU Grand Medistra Lubukpakam.

Upaya konfirmasi yang dilayangkan tribun-medan.com belum berhasil.

Humas RSU Grand Medistra Emra berkali-kali dihubungi via telepon tapi belum direspons.

Komentar netizen:

Princess Dower II Sialan: ini orang kerjanya gimana kali sambil telponan gafokus banget gakasian apa sama anak kecilnya udah ngerintih² dia malah haha hehe cengengesan gajelas ini mah pantesnya dimasukin ke RSJ!!!

Edi Turnip:  Pecat saja itu perawat mental bobrok,,, Rumah sakitnya lemah SDM nya tuk seleksi penerimaan tenaga perawatnya

Kalyana Mitta: pecat

Jenny Dohare: Nurse BODOHHHH menjelekkan profesi perawatz klean ne

Vinna Nabarat: Memalukan

Rahmad Hidayat: Dasar inggak ada otak ya, pecat aja.

Karena viralnya pemberitaan tersebut, akhirnya pihak rumah sakit pun angkat bicara menanggapi kasus tersebut.

Manajemen rumah sakit Grand Med (dulu Grand Medistra) Lubukpakam Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara akhirnya menanggapi kasus perawatnya yang asyik bertelepon saat menangani pasien bayi 18 bulan yang videonya viral di media sosial.

Video ini direkam keluarga pasien dan diunggah akun facebook Maria Manalu, Senin (6/11/2017) pukul 20.30.

Humas Rumah Sakit Grand Med Lubukpakam, Emra Sinaga mengakui kalau perawat mereka yang berinisial EZ telah melakukan kesalahan menangani pasien sambil bertelepon.

Emra mengatakan kalau pihak rumah sakit sudah meminta maaf kepada keluarga pasien yang sempat mengunggah tindakan perawat tersebut ke facebook dan menjadi viral.

” Benar yang di video dan tersebar di media sosial itu adalah perawat kita. Kejadiannya dua hari lalu itu pas malam hari. Benar ada pelanggaran etika yang dilakukan oleh perawat kita. Makanya itu kita manajemen sudah meminta maaf termasuk perawat kita (minta maaf) itu,”ujar Emra dikonfirmasi tribun-medan.com  via seluler, Rabu (8/11/2017).

Namun Emra enggan identitas lengkap si perawat yang membuat heboh tersebut.

“Inisialnya EZ, dia sekarang lagi shock karena saat ini dia di-bully terus. Dengan difasilitasi supervisor kita, kemarin dia minta maaf sama keluarga pasien, hanya saja keluarganya sampai sekarang tidak mau memaafkan kejadian itu,”kata Emra.

Ia menjelaskan pasien anak dalam video tersebut masih dirawat di RSU Grand Med. Si pasien tersebut dibawa ke rumah sakit lantaran mengalami dehidrasi berat.

“Susah cari nadinya saat itu, kalau pasiennya sudah kita perhatikan, makanya ada dua perawat yang mencari nadinya itu. Nah saat mencari nadi itulah tiba tiba dia ditelepon sama keponakannya yang lagi sakit,”kata Emra.

Penjelasan Emra tidak sinkron dengan deskripsi yang terjadi di video yang beredar.

Sebab dalam video berdurasi 38 detik itu EZ asyik bertelepon sambil mencari pembuluh darah vena untuk dipasang jarum infus.

Sesekali perawat ini terlihat tertawa cengengesan menjawab sambil bertelepon.

Bahkan sempat batuk.

Tentu tertawa cengengesan menjawab sambil bertelepon bakal sulit terjadi jika lawannya bertelepon lagi sakit.

Semoga saja kasus ini bisa segera diselesaikan dan tidak terulang kembali.

 

Shares

Powered by moviekillers.com