Pegang Setang Kok Gini Sih. Bahaya Tahu!

Memang yang namanya trend itu sulit sekali untuk dihindari. Begitu sesuatu sudah banyak diikuti atau menjamur di kalangan masyarakat. Kadang, tanpa tahu apakah trend tersebut baik atau memiliki manfaat untuk kita atau tidak. Kita asal main ikut-ikutan saja. Padahal, belum tentu lho apa yang kamu jalani dan ikuti itu adalah merupakan sesuatu yang baik dan bermanfaat. Maka dari itu, sebelum ikut-ikutan, lebih baik kenali terlebih dulu seputar hal yang ingin kamu ikuti. Supaya kamu tidak akan salah jalan.

Dari banyaknya hal-hal yang sedang trend di kalangan masyarakat. Pastilah kamu sudah pernah atau bahkan seringkali melihat trend naik motor ini. Selain para pengendara kendaraan bermotor yang seringkali menggunakan kacamata hitam, jaket terbalik, atau masker gaul. Akhir-akhir ini, para netizen pasti seringkali mendapati pengendara kendaraan bermotor yang memegang setang atau tuas motor dengan posisi tangan terbalik.

Berkaitan dengan hal tersebut, salah satu netizen pun mengungkapkan ketakutannya akan pengendara kendaraan bermotor yang memegang setang, dengan posisi tangan terbalik. Cuitan ini kemudian diposting melalui akun Facebook milik pribadinya.

Cuitan di Facebook tersebut berisi:

“WARNING!! Pokok nya kalau lu liat cewe ngendarain motor dengan posisi tangan seperti di gambar (sumber kaskus) mending lu jauhin atau jaga jarak aman minimal 100 meter terlebih kalo udah kombinasi nya dia pakai jaket/sweater posisi nylampir dari depan & cuma nutupin lengan-lu ga usah pikir panjang langsung menjauh 200 meter…” ucap pengguna Facebook tersebut dalam postingannya.

Sebenarnya sih memang terkadang hal seperti ini seringkali dianggap sebagai hal yang sepele dan bukan merupakan permasalahan besar. Namun, ternyata hal sepele ini justru dapat membahayakan para penggunanya ataupun orang lain. Namun, masih banyak juga yang tidak peduli dengan hal tersebut.

Fenomena yang terjadi ini, diakibatkan kurangnya pemahaman serta perhatian terhadap rambu-rambu keselamatan dalam berkendara. Sehingga banyak yang tidak mempedulikan dan malah justru ikut-ikutan dengan hal yang dilakukan oleh sejumlah pengendara kendaraan bermotor.

Memang sih, hal tersebut seringkali terlihat dilakukan oleh para kaum hawa. Sebenarnya sih tujuannya kembali lagi untuk ajang bergaya atau trend. Tetapi dengan melakukan hal etrsebut, justru hal itulah yang membahayakan banyak pengguna jalan.

Posisi tangan terbalik yang dijelaskan di atas tadi sebenarnya juga difungsikan untuk melindungi tangan dari teriknya sinar matahari. Sehingga para pengguna untuk membalik tangannya agar tidak terbakar teriknya sinar matahari. Padahal jika tidak ingin terkena sinar matahari secara langsung. Kamu bisa memilih untuk menggunakan sarung tangan, daripada membalik tangan seperti itu.

Selain itu, ditemukan fakta bahwa ketika kamu berkendara dengan meletakkan posisi tangan pada setang atau tuas motor secara terbalik seperti itu. Justru, kekuatan untuk mengontrol kendaraan kamu akan semakin berkurang. Hal inilah yang berbahaya jika tiba-tiba kamu merasa kaget karena ada seseorang yang tiba-tiba berbelok tanpa menyalakan lampu sein, atau tiba-tiba kamu tidak dapat menguasai laju kendaraan. Tentunya dengan posisi tangan yang terbalik seperti itu, akan sangat susah untuk mengontrol atau mengendalikan motor.

Hal inilah yang dikhawatirkan dapat berbahaya bagi pengguna sendiri dan juga orang lain. Oleh karena itu, postingan salah satu netizen yang mengeluhkan soal cara mengemudi ini memang benar-benar terbukti. Karena selain dapat membahayakan, tentu juga cara ini dianggap aneh atau tidak lazim ya.

Meskipun berdalih hanya untuk sekedar trend masa kini saja. Tentunya, nyawa tidak akan mengikuti trend bukan? Sehingga lebih baik, ikutilah trend-trend yang masih dalam batas wajar. Jangan sampai mengikuti trend-trend yang tidak jelas dan malah membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Selain itu, lebih baik untuk menjaga dan mematuhi cara-cara berkendara yang baik. Agar keselamatan dalam berkendara dapat diwujudkan oleh seluruh pengguna jalan. Karena jika bukan diri kita yang memulai untuk berhati-hati. Lantas siapa lagi? Lebih baik mencoba untuk berhati-hati untuk diri sendiri, biarlah yang lainnya ikut menyesuaikan. Karena jika ada satu orang saja yang menerapkan tata tertib berlalu lintas,  itu sudah mengurangi resiko dari berkendara.

 

Shares

Powered by moviekillers.com