Niat Belikan HP untuk Cucu, Tapi Uang Selalu Kurang

Siapa sih yang tidak suka jika diberi kejutan berupa kado? Rasa-rasanya hampir seluruh orang di dunia menyukai kejutan apalagi kado, bukan? Terlebih lagi, jika kado yang didapatkan adalah dari orang yang kita cintai dan sayangi. Bisa keluarga, sahabat, atau pacar sekalipun. Tentu, akan sangat membahagiakan jika kado yang diterima sesuai dengan apa yang sedang diinginkan.

Membelikan hadiah atau sesuatu yang diinginkan kepada orang tersayang tentu adalah hal yang biasa bukan? Apalagi, jika memiliki rezeki lebih dan ingin menyenangkan orang-orang di sekitar kita. Akan tetapi, lain halnya jika kita belum memiliki uang yang cukup untuk membelikan sesuatu kepada orang tercinta, alangkah baiknya jika hal itu ditunda dulu dan tunggu hingga uang yang dibutuhkan untuk membelikan hadiah cukup.

Simak kisah haru seorang kakek yang ingin memberi hadiah ke cucunya ini.

Seorang pemuda membagikan sebuah kisah ketika ia tak sengaja bertemu dengan seorang kakek-kakek di toko handphone. Rupanya, ia adalah seorang penjaga kios handphone.

Kisah awal dimulai saat ia melayani seorang pelanggan yang sudah tua karena hendak membeli hanpdhone. Kean Estacio Jonson adalah seorang pramuniaga di sebuah toko ponsel.

Kejadian ini berawal pada bulan Maret 2018.

Pada saat itu, Kean didatangi seorang pelanggan pria tua.

Pria yang belakangan dipanggil Kakek Lucio ini datang untuk membeli ponsel untuk cucunya.

Lolo Lucio datang dari Pasig ke pusat perbelanjaan SM City Sta. Mesa yang berjarak sekitar 10km.

Sayangnya, begitu sampai di toko, Kean mendapati uang Lucio tidak cukup untuk membeli ponsel yang diinginkannya.

Akhirnya, Kean pun membagikan kisah Lucio ke akun Facebook-nya.

Usai kisahnya jadi viral, Kean pun dihubungi oleh seorang wanita bernama Monica Raon Santos.

Monica adalah seorang tenaga kerja Filipina yang bekerja di Dubai.

Melalui pesan yang dikirim ke Kean, Monica berharap bahwa Lucio akan kembali ke toko ponsel itu lagi.

Monica mengatakan bahwa dirinya ingin membantu Lucio membelikan ponsel.

Sayangnya, Kean tak bisa mendapatkan kontak Kakek Lucio.

Dirinya juga tak tahu apakah pria tua tersebut akan kembali lagi.

Tapi, pada awal bulan Juni, hal tak terduga terjadi.

Lucio ternyata kembali lagi ke toko Kean untuk membeli ponsel tersebut.

Meskipun begitu, uang Lucio tetap kurang bebera ratus peso.

Pria tersebut hanya membawa uang 5600 peso, sedangkan ponsel yang ingin dibeli seharga 5990 peso.

Kean pun langsung ingat pada Monica dan coba menghubunginya.

Untungnya, Monica sedang online dan segera merespon Kean.

Hal yang lebih tak terduga terjadi.

Monica langsung mentransfer uang ke akun bank Kean untuk membelikan ponsel yang diinginkan Kakek Lucio.

Melalui bukti yang diunggah Kean, Monica mengirimkan uang senilai 6000 peso Filipina atau sekitar Rp1,6 juta.

Bukan tanpa sebab, Monica pun mengatakan alasannya mau membantu Lucio.

Monica mengaku Lucio mengingatkannya pada sang kakek yang selalu menabung jika ingin membeli sesuatu.

Tak sampai di situ saja, Monica meminta Kean untuk mengembalikan uang Lucio.

Monica meminta Lucio menggunakan uang tersebut untuk kebutuhannya sendiri.

Melalui unggahan tersebut, Kean mengungkapkan perasaan senangnya.

Ia tak menyangka ternyata masih ada orang baik di dunia ini yang mau membantu orang lain meski tak saling mengenal.

Dirinya tak lupa berfoto bersama Lucio dan mengunggah fotonya.

Unggahan tersebut jadi viral hingga dibagikan lebih dari 9 ribu kali.

Banyak netizen yang memuji kebaikan Monica dan Kean.

Kate Maglantay“Terima kasih atas kebaikan kalian.”

Thinethine Albeza“Tuhan memberkatimu, Kean dan Monica. Malaikat yang hidup di bumi.”

Felizabeth Van Bosch Matulin“Aku salut atas kebaikanmu pada orang lain.”

Wow, sungguh luar biasa bukan kisahnya? Setiap orang bisa untuk saling membantu dan menolong sesama tanpa ragu. Tapi, terkadang keragu-raguan dan niat yang belum cukup matang dapat meruntuhkan aksi seseornag untuk membantu sesama.

Setiap tindakan harus didasari dengan niat dan rasa terbiasa, agar membantu sesama menjadi ringan dan tidak terasa berat. Maka, kamu harus sering berbuat baik dan mau untuk membantu sesama seperti kisah Monica dan Kean di atas.

Shares

Powered by moviekillers.com