Netizen Curhat “Saya Korban Klitih, Saya Jadi Tersangka & Harus Ganti Rugi”

Banyak yang memanfaatkan sosial media sebagai media untuk mengunggah foto, berkomunikasi, dan juga sebagai ajang curhat pribadi. Nah, jika kamu termasuk orang yang senang menjadikan sosial media sebagai ajang curhat. Mungkin kamu perlu melihat postingan curhat colongan dari sesama pengguna sosial media yang satu ini.

Seketika curhatan salah satu pengguna sosial media ini mendadak mencuat ke permukaan. Kisahnya yang cukup menyedihkan ini memunculkan aksi curhat panjang lebar di sosial media miliknya. Alhasil, postingannya tersebut dengan cepat menjadi viral di kalangan masyarakat.

Seperti apa ya curhatannya tersebut?

Tagar #save4juta menjadi perbincangan yang begitu seru oleh netizen yang tergabung di sebuah grup facebook yang berbasis di Kota Yogyakarta.

Munculnya tagar itu bermula dari postingan ‘curhatan’ oleh salah satu pengguna akun bernama Ilham Nanda yang ramai dikomentari, pada Kamis (15/6/2017).

Inti dari postingan Ilham di grup tersebut adalah menceritakan salah satu pengalamannya ketika bersiteru dengan seseorang yang diklaim oleh Ilham akan melakukan ‘Klithih’.

Kejadian itu terjadi pada bulan Mei 2017 silam di Depan Taman Pintar Jalan Senopati, Gondomanan, Yogyakarta.

Berikut curhatan Ilham di grup yang membuat dirinya menjadi viral mendadak, sebelum akhirnya postingan tersebut dihapus oleh pemiliknya.

“Lur mohon dikomen dan pencerahannya mau dibully juga gapapa, jadi pada tanggal tersebut dan jam tersebut, saya dan temen saya mengalami sebuah kejadian.

Awalnya saya dan temen saya di klitih di depan puro pakualaman, dia menendang motor saya tapi tidak terjatuh. Kemudian saya kejar sampai di bangjo timur taman pintar, pas tanjakan itu saya coba berhentikan orangnya dengan menarik jaketnya, saya tarik aja nggak saya pukul, tapi dia malah memukul saya hingga terjatuh.

Teerus pas di depan taman pintar dia yg nglitih saya kena macet, disitulah terjadi keributan saya sama temen saya turun motor lalu mukulin dia.

Dikantor polisi saya dan temen saya mengakui kalo kita mukulin dia di tempat itu, dia juga mengakui kalo dia mengklitih saya duluan, tapi malah saya yg disalahkan.

Dan ini pemberitaan di instagram oleh polres jogja malah kejadian penganiayaan, warga setempat juga malah mengira saya dan teman saya yg memulai, padahal temen saya orang Wonosobo, dia cuma main disini sama saya.

Terus pas di kantor polisi saya dan temen saya juga yg kena ganti rugi sebesar 4juta. Padahal saya juga bawa saksi yg kebetulan nolong saya pas dipukul duluan tapi tetep saya dan temen saya yg dijadikan tersangka.

Itu menurut sampean yg salah siapa ya lur?

Katanya jogja muak dengan klitih, tapi disaat saya melawan pas saya diklitih malah saya yg disalahkan. FYI sama persis yg saya tulis berdasarkan kejadian seperti itu, dia yg mengklitih saya juga mengakui kalo memang seperti yg saya tuliskan ini kejadiannya.

Saya juga bilang ke polisinya “pak kalo misal saya pas ditendang jatuh, emang kalo saya lapor bapak yg nendang saya itu pasti ketangkepnya ya?”Malah saya dikatain “berarti kamu kurang percaya sama polisi ya?”

“Pak misal bapak ditendang dijalan apa bapak juga mau diem aja” pak polisinya ga jawab. Sempat di kantor polisi ada bapak polisi yg membela saya bahwa aksi saya itu adalah sebuah pembelaan, tapi sama saja.

Maaf lur bukan saya ga ikhlas sama duit saya tapi cuma pengen tau kebenaran menurut warga icj mana yg benar mana yg salah karena masih ngganjel di hati saya?

Kejadian ini benar2 saya tuliskan seperti ini di BAP dan ini memang kejadian dari awal kronologis, dia juga mengakui kalo menendang dan memukul saya terlebih dahulu.

Maaf belepotan bahasanya.

Maaf ini juga kejadian 3 minggu yg lalu kurang lebih saya baru berani posting soalnya masih ngganjel sampe sekarang. Maaf juga saya cuma punya foto itu soalnya saya mau foto korban, hasil visum, hasil bap tidak diperbolehkan.

YG PERLU DIGARIS BAWAHI

“YG SAYA PUKULI ITU JUGA MENGAKUI KALO DIA YG MEMULAI DULUAN DENGAN MENENDANG MOTOR DAN MEMUKUL SAYA SAMPAI TERJATUH SAYA JUGA MEMBAWA SAKSI KE KANTOR POLISI SAKSI ITU

ADALAH YG MENOLONG SAYA PAS JATUH DAN MELERAI PAS SAYA BERKELAHI” JADI JANGAN MENGANGGAP INI CERITA DARI VERSI SAYA SAJA.

Sebelum postingan itu dilontarkan Ilham di grup media sosial, selidik punya selidik kejadian itu sempat diposting oleh akun IG Polresta Jogja, hanya saja postingan itu sudah tak ada lagi pada Kamis malam.

Postingan IG Polresta Jogja berupa foto dan keterangan sebagai berikut:

Pada kolom komentar pemilik akun Ilhmnanda mempertanyakan keterangan dari IG Polresta Jogja.

Menurut dia, Ilham merasa postingan itu tak sesuai dengan yang terjadi.

Kasus itu pada dasarnya selesai dengan damai.

Hal itu dibuktikan dengan adanya surat pernyataan bersama yang sudah ditanda tangani oleh dua pihak yang besiteru.

Setelah ramai dikomentari oleh netizen, akun Polresta Jogja memberikan klarifikasinya secara terang-terangan. Wah jika sudah seperti ini malah justru semacam berbalas pantun dong ya? Jadi menurut pendapat kalian bagaimana nih guys? Apakah langkah yang diambil oleh korban yang menjadi pelaku ini sudah benar atau belum?

 

 

 

Shares

Powered by moviekillers.com