Nekat Adopsi 8 Anak dalam Kondisi Ekonomi Sulit, Ini Lho Alasannya

Pasti sudah banyak yang sering mendengar semboyan “Banyak anak banyak rezeki?” Ini sepertinya merupakan kepercayaan tersendiri bagi orang-orang khususnya orang Jawa.

Oleh karena itu, tak jarang orang sampai memiliki banyak anak hingga mencapai belasan atau bahkan puluhan lho.

Meski begitu, biaya untuk menghidupi keluarga yang sebanyak itu tentu juga harus dipikirkan bukan? Pasti tak sedikit biaya yang dikeluarkan untuk merawat anak-anak yang begitu banyak sehingga pikirkan terlebih dahulu sebelum mempunyai banyak anak.

Meski begitu, hal berbeda justru ditunjukkan oleh pasangan suami istri yang beberapa waktu ini viral. Pasalnya, keduanya sama sekali tak takut memiliki 8 orang anak hasil adopsi, meski kondisi perekonomian keduanya sedang buruk.

Setelah diketahui alasannya, sungguh tak akan ada yang menyangka alasan dibalik pasangan suami istri ini yang rela mengadopsi sampai 8 anak sekaligus.

Ya, pasangan suami istri ini mengaku telah mengadopsi anak berjumlah 8 orang anak sekaligus.

Alasannya adalah pasangan ini tak memiliki anak, meskipun keduanya mengaku sangat ingin memiliki momongan di keluarga kecilnya tersebut.

Tapi, takdir berkata lain dan belum mempercayakan  pasangan ini untuk memiliki momongan.

Meski sudah banyak cara lain yang bisa ditempuh untuk memiliki anak. Keduanya memilih untuk mengadopsi anak-anak saja.

Pasangan asal Florida, Amerika Serikat ini bernama Jacob Smith dan Peggy Smith yang belum memiliki anak.

Kejadian tak terduga yang mereka alami dimulai saat Jacob melihat sebuah unggahan di Facebook pada tengah malam.

Mahasiswa berusia 28 tahun ini membaca cerita anak-anak yang membutuhkan tempat tinggal.

Dalam unggahan tersebut, ada 8 bersaudara terdiri dari balita hingga remaja 1 tahun.

8 Anak tersebut tidak bisa dipisahkan satu sama lain.

“Foto mereka muncul dan aku seperti, ‘Wow, keluarga yang indah’,” ucap Jacob pada Caters News.

Peggy pun juga tersentuh dengan cerita tersebut.

Sayangnya, kondisi finansial mereka membuat keduanya mengurungkan niat untuk mengadopsi anak-anak tersebut.

“Jika kami punya kondisi finansial yang mendukung, kami pasti akan melakukannya.”

Tapi, sebuah hal tak terduga terjadi.

Kedua orang tua Jacob yang tinggal tak jauh dari mereka juga membaca kisah tersebut.

Mereka bukan orang baru dalam hal mengasuh anak.

Orang tua Jacob telah mengasuh lebih dari 100 anak selama bertahun-tahun.

Sang ibu, Loryn, berniat mengasuh 8 anak tersebut, tapi ia sadar usianya sudah tak muda lagi.

Namun, ternyata, putrnya punya niat yang sama.

Setelah menanyakan keseriusan Jacob, mereka pun semakin mantap untuk mengadopsi.

Jacob sempat mengatakan masalah keuangan yang menghambat niatnya.

Akhirnya, Loryn mengajukan ide masing-masing dari mereka mengadopsi separuh dari 8 saudara tersebut.

Jacob dan Peggy akan mengadopsi anak-anak yang masih kecil.

Sedangkan, orang tuanya akan mengadopsi yang lebih besar.

Mengingat mereka tinggal berdekatan, ke-8 anak tersebut tetap bisa bertemu dan bersama.

Akhirnya, 8 anak tersebut pun tiba di rumah keluarga Smith.

Tapi, ternyata kejutan tak sampai di situ saja.

Mereka yang awalnya mengira akan mengadopsi 8 anak, ternyata kenyataannya tak demikian.

Keluarga Smith ternyata kedatangan 9 anak adopsi sekaligus.

“Kami sebenarnya tidak tahu ada bayi ke-9. Hanya ada 8 anak di unggahan aslinya,” jelas Peggy.

Ternyata, mereka mendapat sebuah email yang mengatakan bahwa sang ibu ternyata belum lama melahirkan bayi ke-9.

Meski mengaku kaget, Peggy mengaku bahwa kehadiran bayi laki-laki tersebut sebagai sebuah mimpi.

Tak hanya itu, meski sadar mereka cukup kewalahan, mereka masih merasa mampu untuk menanggung tanggungjawabnya.

“Kami tahu ini akan jadi hal yang paling berat yang pernah kita lakukan,” jelasnya.

Tapi, Peggy juga sadar ini adalah hal yang benar untuk dilakukan.

Kelaurga ini pun mendapat sebuah surat dari anak angkat mereka yang berusia 10 tahun.

“Terima kasih telah menerima kami di rumahmu, kami menyelamatkan kami dari perpisahan.”

Keluarga Smith merasa dengan cara inilah mereka bisa membangun keluarga mereka.

“Jika bukan kita, siapa lagi?”

Dengan jumlah anak yang banyak, mereka membutuhkan kendaraan yang bisa menampung semua anggota keluarga.

Akhirnya, Promise Love Foundation pun mengumpulkan donasi untuk membantu mereka.

Kebahagiaan ini tak hanya dirasakan oleh keluarga Smith, tapi juga 9 anak yang mereka adopsi.

Wah sungguh luar biasa ya, kisah inspiratif di atas? Tentu tangan di atas akan lebih baik dibandingkan tangan di bawah bukan?

Jadi, ulurkan tanganmu kepada siapapun yang membutuhkan pertolongan dan kamu akan membuat perubahan dalam hidup seseorang seperti yang dilakukan keluarga Smith.

 

Shares

Powered by moviekillers.com