Mahasiswi Nikahi Anggota Dewan Sepantaran Kakeknya, Begini Kisah Uniknya

Memutuskan untuk menikahi seseorang, tentu bukanlah perkara yang mudah dan bisa diputuskan begitu saja bukan? Apalagi, kita harus bisa mantap dan yakin bahwa pasangan yang kita pilih adalah benar-benar pasangan yang sesuai dengan diri kita dan tidak akan membuat kita menyesal di kemudian hari. Namun, siapa sangka jika orang-orang menemukan jodohnya dengan jalan yang unik dan nyaris tak mampu diprediksi oleh orang lain.

Lihat saja, kisah cinta dari seorang wanita yang tak lain tak bukan adalah seorang mahasiswi yang justru memutuskan untuk menikahi seorang anggota dewan yang berumur hampir sepantaran dengan sang kakek. Entah apa yang membuat sang gadis ini memutuskan untuk memilih menikahi sang anggota dewan, yang pasti adalah hal tersebut membuat sebagian besar orang bertanya akan keputusan pentingnya tersebut.

Cinta memang kadang tak bisa digambarkan melalui kata-kata. Ketika kita sudah bertemu jodoh, tentu hendak menghindar seperti apapun takkan bisa juga. Inilah yang mungkin dialami oleh sang mahasiswi cantik ini.

Dehenna Davison yang kala itu masih berusia 24 tahun memutuskan untuk menikahi John Davison yang memiliki rentang usia jauh di atasnya. Bahkan, John memiliki usia tak jauh berbeda dengan sang kakek Dehenna. John sendiri merupakan seorang anggota dewan Partai Konservatif.

Tak disangka, keduanya berkenalan atau dipertemukan ketika Dehenna bergabung dengan Partai Konservatif. Dehenna diketahui berasal dari Sheffield tetapi memutuskan untuk menempuh pendidikan di Hull University demi mempelajari ilmu politik dan juga studi legistlatif Inggris.

Dia bergabung dengan Partai Konservatif dan di sanalah Dehenna, yang juga dikenal sebagai Dee, bertemu dengan anggota dewan Hull berusia 59 tahun, John Fareham.

John Fareham berkata: “Orang-orang mengatakan di mana saja Anda sepanjang hidup saya, baik, Dee tidak dilahirkan untuk tiga perempat dari saya.”

“Saya mengajaknya pergi minum kopi dan, saat itu dia masih belum membalas ajakan saya.”

“Empat bulan kemudian saya bertanya lagi padanya.”

Pada tahun 2012, Dehenna melanjutkan penempatan kerja di Parlemen dan John pergi mengunjunginya.

“Kami pergi clubbing gaya saya, ke Carlton, Athenaeum dan Garrick,” katanya.

Kembali di Hull, asmara pasangan itu berkembang ketika Dehenna Davison masuk ke Partai Konservatif di kursi Hull North.

Pasangan itu juga dihadapkan oleh pemilih yang marah saat berkampanye.

Mereka mengumumkan pertunangan mereka pada bulan September 2015.

John Fareham memutuskan untuk melamar Dee di luar rumah lamanya di kota kelahirannya Bracknell di Berkshire.

Ada kejadian lucu saat John Fareham melamar Dehenna Davison.

“Saya telah menanyakannya sebelumnya, tetapi dia mengatakan kepada saya untuk memintanya dengan benar,” katanya.

“Pada usia saya, posisi khas melamar turun dengan satu lutut akan menjadi sedikit susah.”

“Bukan masalah turunnya, tapi saat bangkit kembali lagi,” ujar John Fareham.

Tetapi tidak semua orang mendukung hubungan pasangan itu.

Faktanya, mereka akan muncul di acara baru untuk Channel 4, menurut laporan Hull Daily Mail.

Bride and Prejudice mengikuti enam pasangan yang menentang pernikahan mereka di minggu-minggu sebelum mereka mengatakan ‘saya lakukan’.

Episode pertama akan memperlihatkan Dehenna Davison dan John Fareham saat mereka mencari penerimaan dari kakeknya, Paul. Paul, usainya hanya delapan tahun lebih tua dari John.

Kakek Dehenna Davison ini tampaknya tidak pernah bisa memahami hubungan yang dialami cucu perempuannya.

Seri lima bagian juga akan mengikuti pasangan lain yang juga menghadapi hal-hal negatif seputar pernikahan mereka yang akan datang dari keluarga dan teman-teman.

Tetapi itu akan membuat pemirsa menunggu sampai setiap hari pernikahan untuk mencari tahu apakah keluarga mereka dimenangkan.

“Usia tidak masalah jika dua orang benar-benar peduli satu sama lain,” Dehenna Davison memohon dalam rekaman cuplikan yang dirilis, minggu ini.

Lucy Leveugle, Pejabat Kepala Hiburan Faktual di Channel 4, mengatakan: “Bride and Prejudice melihat isu-isu yang matang dan relevan di Inggris hari ini melalui prisma Romao dan Juliet kisah-kisah tentang kekasih-kekasih yang bernasib sial dan keluarga mereka.

“Serial ini juga tentang ikatan yang mendasarinya dalam keluarga-keluarga ini sebagai konflik yang diangkat oleh isu-isu ini.”

Episode pertama Bride and Prejudice akan tayang pada hari Selasa, 5 Juni, jam 9 malam.

Namanya juga cinta dan memang sudah jodohnya bukan? Jadi, mau bagaimana lagi dong?

 

Shares

Powered by moviekillers.com