Kulit Serupa Ular, Kini Jadi Guru

Kekurangan fisik yang dimiliki oleh seseorang memang terkadang seringkali membuat sebagian orang minder. Tidak jarang rasa minder timbul karena adanya cemoohan atau ejekan dari orang di sekitar. Namun justru jika kita memiliki rasa percaya diri yang tinggi dan mampu menunjukkan sisi kelebihan dari dalam diri sendiri, tentu kekurangan tersebut akan tertutup dengan kelebihan yang kamu punya lho.

Hal ini juga berlaku untuk seorang wanita yang memiliki kekurangan pada bagian kulitnya ini. Wanita ini memiliki kulit yang hampir menyerupai kulit ular. Wah, ingin tahu lebih lanjut? Simak saja kisahnya.

Nursrit Shaheen adalah seorang gadis 33 tahun yang memiliki kulit yang  serupa dengan ular. Kelainan kulit yang dinamakan Harlequin Ichthyosis ini dialaminya sejak baru lahir. Dokter pun mendiagnosis hidupnya tidak akan bertahan lama.

Kondisi langka sepertinya menimpa satu di antara tiga juta orang. Gara-gara menderita kondisi langka ini membuat kulitnya mengalami pertumbuhan sepuluh kali lipat daripada kulit normal, lebih tebal, bahkan hampir bisa disamakan seperti mengenakan baju lapis baja.

Penderitaan tak berhenti sampai di situ. Tak jarang, Nursrit merasa hidupnya tak berharga, lantaran kerap diejek dan dijuluki alien. Dia pun hanya bisa pasrah dengan kondisi yang dialaminya. Apalagi ditambah dengan vonis dokter yang semakin menyudutkannya.

Walaupun dikaruniai kulit serupa ular, Nursrit berusaha untuk bertahan hidup. Ia melakukan segala upaya agar tetap sehat, dan melakukan perawatan kulit secara intensif.

Rupanya, ketiga saudaranya mengalami kondisi yang sama seperti dirinya. Sayang, mereka tak dapat bertahan hidup, dan meninggal dunia di umur yang sangat muda.

Cukup mereka yang hidupnya tidak selamat, kedua orangtuanya berusaha keras agar Nursrit dapat bertahan hidup.

Sehari-hari waktunya dihabiskan untuk konsultasi dan fisioterapi. Belum lagi selama lebih dari empat jam dihabiskan untuk menggosok kulit yang serupa ular tersebut.

Lantaran kulitnya rentan terkena infeksi, sehingga perlu dioleskan pelembab selama berjam-jam.

Walaupun setelah lahir hidupnya hanya diprediksikan 20 persen, sampai saat ini Nursit merupakan salah satu orang yang masih hidup lama di antara penderita lainnya.

Dengan kekurangannya, pemilik kulit serupa ular justru belajar untuk memikirkan hal-hal positif yang membuatnya lebih menikmati hidup.

Secara perlahan ia pun mulai menerima kekurangannya. Ia sering berkumpul dengan orang-orang disabilitas lainnya. Nursrit juga menjadi guru olahraga di salah satu sekolah dasar setempat.

Di sana ia banyak mengajarkan pemahaman mengenai kondisi tubuhnya, mempunyai kulit serupa ular, kepada anak-anak muridnya yang membuat mereka lebih mengerti.

Dia pun dengan penuh percaya diri mengabdikan sebagai seorang guru yang mendidik dan mengajar anak didiknya agar menjadi pandai. Semua hal dia lakukan yang terbaik selama dia masih bisa hidup dan berguna bagi orang banyak. Selama apa yang dilakukannya positif, tentu dia juga akan terus berjuang.

Meski sama-sama berhubungan dengan ular. Kisah yang satu ini juga memiliki keterkaitan yang erat dengan salah satu hewan melata ini.

Guru berusia 21 tahun ini memiliki 122.247 pengikut di Facebook, dan 11.200 pengikut di Instagram. Kisahnya juga tampil di FHM, yang membuatnya mnejadi lebih terkenal tidak hanya di kalangan mahasiswa, tetapi di antara penggemar yang mengagumi kecantikannya juga.

Kheny Soliva Berco tidak hanya memiliki kecantikan, tetapi otak juga. Kheny saja lulus bulan lalu dengan gelar sarjana di Pendidikan Dasar, jurusan Pendidikan Anak Usia Dini di University of St La Salle.
Tapi itu bukan satu-satunya hal yang mengejutkan banyak penggemarnya. Karena dia memiliki hewan peliharaan juga. Dia memiliki ular peliharaan yang dia tinggal bersama. ular peliharaannya selalu di sisinya tidak peduli apa yang dia lakukan. ular selalu tidur dengan dia.

Inilah dua kisah guru yang memiliki kisah unik yang berkaitan dengan ular, yang satu memiliki kelainan kulit yang serupa dengan ular, dan yang satunya lagi begitu mencintai ular sehingga memelihara ular di rumahnya. Semoga kedua kisah ini bisa menginspirasi kalian semua, dan membuat kalian tetap bersemangat meraih cita-cita yang kalian idam-idamkan, atau jika kalian memiliki nyali yang besar kalian juga bisa mengikuti Kheny yang memelihara ular di rumah dan menyayangi ularnya lebih dari apapun ini.

 

Shares

Powered by moviekillers.com