Kesal Sebelahan Dengan Bayi di Pesawat, Pria Ini Dapat Bungkusan Misterius

Berada di tempat umum, tentu harus bisa menyesuaikan diri dengan orang lain. Jangan sampai kita malah justru mengganggu atau malah merasa terganggu dengan orang lain, apalagi dengan seorang bayi yang memang kodratnya adalah menangis karena belum dapat berbicara.

Tetapi, justru ada-ada saja tingkah pria dalam pesawat yang duduk bersebelahan dengan bayi yang anehnya malah merasa terganggu dengan rengekan sang bayi.

Meski memang ketika berada di pesawat orang kebanyakan memilih untuk istirahat dengan tidur, tetapi seharusnya orang bisa memahami bahwa bayi memang sering menangis apalagi jika merasa tidak nyaman.

Tak disangka, orang tua sang bayi sudah memiliki trik khusus dengan memberikan bungkusan kepada siapapun yang duduk bersebelahan dengannya dan juga bayinya.

Beruntung, orang tua seorang bayi dalam pesawat ini memiliki sesuatu yang spesial bagi siapapun yang duduk di sebelahnya.

Pada Desember 2014 lalu, Danaus Chang sedang dalam perjalanan bisnis ke Miami. Ia pun merasa kelelahan dan kurang tidur sehingga ia ingin menikmati penerbangan kali ini dengan tidur sejenak melepas lelah.

Berharap bisa tidur di pesawat, ternyata keinginannya itu memudar saat ia tahu ia duduk di sebelah anak kecil. “Aku sebenarnya tidak suka duduk di sebelah anak kecil yang biasanya berisik dan rewel,” ungkap Danaus.

Tapi ternyata, orang tua bayi itu tidak diam saja. Orang tua si bayi naik pesawat dengan penuh persiapan. Mereka pun memberikan bungkusan kecil yang berisi catatan di dalamnya, kepada Danaus. Ketika Danaus menerima bungkusan itu, rasa jengkelnya perlahan hilang.

Catatan dalam bungkusan itu berisi:

“Namaku Madeline. Umurku satu tahun pada 17 Desember nanti, dan ini adalah penerbangan pertamaku. Aku akan berusaha bersikap baik, tapi sebelumnya aku minta maaf jika aku lepas kendali, ketakutan karena telingaku sakit. Selain coklat dan permen, ada penutup telinga jikalau suaraku nanti tidak nyaman didengar.”

Danaus mengungkapkan suasana langsung berubah ketika ia menerima bungkusan itu dan membaca catatan di dalamnya.

“Aku duduk sambil tersenyum, aku juga melihat orang-orang di sekeliling yang menerima bungkusan itu juga menunjukkan senyuman yang sama.”

Danaus kemudian mengunggah foto itu di Reddit dengan caption, “Seorang bayi memberiku ini di pesawat, aku tidak marah.”

Postingan tersebut langsung banyak diapresiasi pengguna Reddit lainnya.

Netizen beranggapan bahwa meski yang dilakukan orang tua bayi itu sederhana, tapi bisa berdampak besar bagi orang-orang di sekitarnya.

Jika kamu adalah tipe orang yang mudah kesal dan pemarah, coba mulai sekarang berlatihlah untuk sabar seperti tips-tips berikut ini.

Niatkan Segala Sesuatunya Karena Allah

Salah satu Cara Meningkatkan Kesabaran adalah dengan meluruskan niat. Dari Umar Ra, bahwa Rasulullah Saw. bersabda, “Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu sesuai ke mana ia hijrah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Membaca Al Qur’an

Al Qur’an merupakan pedoman bagi umat islam. Di dalamnya banyak terkandung pelajaran-pelajaran hidup yang berharga yang akan menuntun kita kepada kebaikan.

Berdzikir

Amalan berdzikir yang dapat kita lakukan sangat lah banyak. Selain bentuk-bentuk dzikir sederhana yang dapat kita lakukan, bedzikir juga dapat membuat hati tenang dan kesabaran akan meningkat.

Berlatih untuk Bersabar

Melatih kesabaran secara terus menerus akan dapat meningkatkan kesabaran. Lebih dari itu, kesabaran yang dilatih secara terus menerus dapat menjadi kebiasaan. Nabi Muhammad Saw. bersabda:

“… barang siapa yang menyabar-nyabarkan diri (berusaha bersabar), maka Allah akan menjadikannya orang yang sabar…” (HR. Bukhari)

Berpikir Positif

Pikiran yang positif akan sangat berpengaruh terhadap perilaku di kehidupan sehari-hari. Kesuksesan, keberhasilan, ketenangan hati, dan kesabaran juga didapat dari pikiran yang positif. Pikiran yang positif juga akan selalu menimbulkan sikap optimis. Sikap optimis akan membuat perasaan putus asa sulit untuk mucul. Dengan begitu, kesabaran akan meningkat.

Nah, sungguh mudah bukan melatih kesabaran dalam diri kamu, yang terpenting adalah niat yang kamu ikrarkan ketika hendak melatih kesabaran.

Shares

Powered by moviekillers.com