Gerakan Jamaah Salat Jadi Viral

Setelah ramai-ramai memperbincangkan gerakan salat yang dilakukan oleh seorang ibu yang ternyata mengalami gangguan kejiwaan beberapa waktu yang lalu. Kini gerakan salat jamaah masjid ini pun turut menjadi sorotan publik. Memang, ada yang aneh ya dari gerakan salat jamaah ini?

Sudah barang wajar, jika hal-hal unik yang dilakukan oleh seseorang akan dengan cepatnya menjadi perbincangan. Ada yang meledek, namun ada juga yang memuji. Hal ini tentu sudahlah menjadi rahasia umum.

Baru-baru ini setelah seorang netizen menggungah sebuah video salat jamaah di salah satu masjid. Publik pun menjadi ramai dan memperbincangkan video tersebut, alhasil beragam komentar pun membanjiri postingan tersebut.

Setelah diunggah dan disebarkan secara luas oleh beberapa netizen, salah satunya adalah video yang sama diunggah oleh akun Facebook bernama Andy Al Ghazali pada Kamis silam. Cuplikan yang diunggah oleh Andy Al Ghazali ini telah dilihat sebanyak 569 ribu tayangan dengan 10.507 kali dibagikan.

Sudah ada 5.809 komentar di sana dan ribuan netizen memberikan emoji marah dan sedih.

Dalam rekaman itu tampak jamaah sebuah masjid melakukan gerakan yang tidak biasa dan mungkin terlihat sangat aneh bagi orang-orang lain.

Gerakan ini dilakukan oleh semua jamaah, baik laki-laki maupun perempuan. Jamaah perempuan berada di belakang jamaah laki-laki. Mereka semua memakai pakaian yang biasa akan digunakan untuk salat. Gerakan mereka inilah yang membuat netizen jadi marah.

Terlihat mereka bergerak ke kanan ke kiri sambil tangannya melambai. Hal serupa juga dilakukan jamaah laki-laki. Memang tidak terlalu jelas apa yang mereka katakan. Tapi sepertinya mereka mengucapkan kalimat “La Ilaha illallah.”

Sementara itu, Andy Al Ghazali sebagai pengunggah video malah memberikan keterangan seperti ini:

“Astoghfirullah. Ada yg tau gx nii ajaran apa,.”

Hal senada juga diutarakan oleh netizen yang berkomentar di sana.

 “Itu sudah nyata klo itu sudah sesat subhanallah” tulis Lie Hangcua.

“Mungkin ini lah tanda2 ahkir zaman,” tulis Abdul Rahim.

“Astaghfirulloh haladzim ya Allah, qw sedih ngliat video ini, agama islam jadi rusak n hancur gara² aliran or ajaran yg tdk sesuai n mnyesatkan sperti ini,” tulis Rista Arisanti.

“Astaghfirullahal adzim, sholat itu ga boleh dibuat mainan” tulis Nuryati Firman.

“Itu masjid rumah Allah bukan tempat clabing kenapa kalian begitu” tulis Siti Saodah.

Jelas itu bukanlah gerakan salat, tapi ada netizen yang mengira itu gerakan salat.

Kemudian ada segelintir netizen yang mencoba berpikiran positif.

 

“Mungkin jaman sekarang, sebelum sholat, mesti pemanasan dulu wkwk” tulis EdiPutra.

“Semoga itu bukan termasuk menjalan kan ibadah” tulis Lingga Effendy.

Ada netizen yang coba memberikan pencerahan.

“Di cari tahu dulu baru komen” tulis Andjar Fstvlst.

Beragam komentar dari netizen pun tak kunjung berhenti sampai di situ. Banyak juga yang penasaran dengan kebenaran berita tersebut. Karena memang isu-isu seputar agama akhir-akhir ini menjadi bahan perbincangan yangs edang hangat diperbincangkan oleh publik. Jadi, akan sangat wajar jika hal ini pun turut mencuat.

Andjar Fstvlst juga mengunggah sebuah gambar berikut ini.

Tradisi Ratik Tagak/Facebook

Jika kalian lihat di Youtube tradisi Ratik Tagak di Sumatera Barat ini memang terlihat unik.

Masyarakat di Nagari Pariangan juga terlihat melakukan gerakan yang sama seperti di video yang viral ini.

Namun netizen sudah terlanjur marah dan tidak terima dengan gerakan yang dilakukan jamaah di masjid itu.

Padahal belum jelas juga ini terjadi dimana dan oleh siapa.

Bukankah sangat disayangkan telah menuduh sesuatu tapi belum terbukti faktanya.

Karena jika menduh tanpa adanya  bukti yang kuat, maka bisa menimbulkan fitnah yang menurut ajaran, lebih kejam daripada pembunuhan.

Jadi, apakah masih berani menyebarkan berita secara sembarangan tanpa melihat lagi sumber aslinya?

Salah-salah bisa saja kamu dituduh menjadi penyebar berita palsu atau hoax lho.

Bagaimana menurut pendapat kalian?

Jika melihat dari segi adat istiadat sih, mungkin saja gerakan tersebut merupakan tradi di daerah setempat.

Meski memang belum diketahui secara jelas seputar adanya tradisi seoerti itu, anmun mungkin sebagai penerima informasi yang baik. Akan lebih baik jika mencari sumber terlebih dahulu agar tidak salah membagikan informasi dan menjadi fitnah di mana-mana.

 

 

Shares

Powered by moviekillers.com