Disuruh Pilih Suami atau Anjing, Pilihan Wanita Ini Tak Masuk Akal

Terkadang ketika kita mencintai sesuatu, maka kita akan berjuang mati-matian untuk itu. Tapi, jika kamu hanya berpikir bahwa manusia hanya bisa mencintai wujud manusia lain yang menjadi pasangannya, maka kamu salah besar. Karena rupanya ada cinta yang bisa diberikan oleh manusia kepada hewan-hewan tertentu yang begitu disukainya. Jika sudah begini, terkadang cinta kepada manusia pun bisa kalah dari kecintaan seseorang terhadap hewan peliharaan.

Tapi, apa yang dilakukan oleh seorang wanita ini dirasa sungguh tak masuk akal dan membuat bingung orang-orang yang mendengar kisah hidupnya. Bagaimana bisa ia memutuskan untuk mmeilih 30 ekor anjingnya daripada sang suami yang sudah ia nikahi bertahun-tahun?

Anehnya lagi, wanita ini justru mengakui bahwa dirinya sama sekali tak merasa sedih dan justru jauh lebih bahagia setelah sang suaminya pergi dari hidupnya. Perpisahan ini bermula dari pilihan yang diberikan oleh sang suami untuk memilih antara 30 ekor anjing milik istrinya atau dirinya. Akan tetapi, justru sang istri memilih untuk tetap bersama 30 ekor anjingnya dan merelakan sang suami pergi.

Lix Haslam membuat keputusan yang cukup berat untuk ini. Akan tetapi, ia merasakan jauh lebih bahagia ketika ia memilih bersama anjing-anjing kesayangannya.

“Suami saya mengatakan ‘pilih saya atau anjing-anjing’. Saya tidak pernah melihat atau mendengar kabarnya lagi sejak itu,” ungkap Liz.

 “Saya pikir, setelah 25 tahun dia harus tahu menyerah soal anjing bukan niat saya,” tambahnya.

“Dia baru saja sampai pada titik di mana ia sudah merasa cukup,”

“Tapi aku tidak siap untuk menyerah. Jadi dia ,memutuskan untuk pergi dan jelas itu adalah pilihannya,” ungkap Liz.

Liz bertemu Mike ketika dia berusia 16 tahun dan meninggalkan rumah untuk tinggal bersamanya ketika dia selesai sekolah.

Pasangan ini kemudian menikah pada Januari 1991 dan mereka memiliki satu putra yang kini sudah berusia 22 tahun bernama Ollie.

Saat mereka pindah ke rumah pertanian dua kamar di Barnham, Suffolk, Inggris, dengan setengah hektar tanah, Liz mendirikan bisnis kennel asrama.

Dia juga mendirikan BedforBullies yang menyelamatkan anjing jenis Bull Terriers dan mulai membina lusinan anjing.

Liz mengatakan hasratnya untuk hewan, banyak yang memiliki masalah perilaku dan medis yang menyebabkan masalah hubungan.

 “Kami hanya semakin menjauh. Dia sangat sibuk dengan pekerjaannya dan itu membuat saya tidak melakukan apa-apa,” jelas Liz.

“Saya tidak ingin menjadi janda yang bekerja, jadi aku memilih hidup bersama anjing-anjing saya,”

 Liz dan Mike tidak saling berkomunikasi sejak perpisahan 18 bulan lalu.

Liz saat ini membina 30 anjing dan setidaknya setengah dari mereka memiliki kebutuhan yang mendesak.

Lima anjing tulis, dua anjing hanya memiliki satu mata, tiga di antaranya anjing petarung, empat anjing menderita cacat dan satu memiliki kerusakan otak.

Dia menghabiskan sekitar 18 jam dalam sehari untuk merawat anjing-anjingnya dan mengajak mereka berjalan empat kali dalam satu hari.

BedforBullies adalah amal yang murni mengandalkan donasi dan mengambil anjing yang tidak bisa diselamatkan lainnya.

Bisnis asramanya berhasil tetapi hanya memiliki tujuh ruang untuk dilepas dan tidak mencakup semua biayanya.

Ini telah membuatnya memiliki tagihan dokter hewan lebih dari 4 ribu Poundsterling atau sekitar Rp 74 juta dan juga tunggakan sewa rumahnya sebesar 800 poundsterling per bulan atau sekitar Rp 14 juta.

Tapi Liz bersikeras dia tidak bisa lebih bahagia, meskipun tuan tanahnya sekarang bersikeras dia harus pindah dari rumah itu dalam setahun.

 “Saya telah kembali menjejali begitu banyak anjing dan sekarang saya mencari rumah,” katanya.

“Saya telah memilih untuk melakukan ini. Saya menyukainya,” tambahnya.

Kamu berniat untuk memelihara hewan, agar bisa menemani anak bermain? Maka, akan lebih baik cermati dulu tips memilih hewan peliharaan dengan baik.

Lihat Kesiapan Si Kecil

Tidak hanya mengenalkan Si Kecil kepada berbagai jenis hewan yang ada di luar sana, tapi ibu juga perlu mengajarinya cara yang baik memperlakukan hewan peliharaan serta memberitahunya apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan terhadap hewan. Bila Si Kecil sudah mengerti akan hal ini dan terlihat dari sikapnya yang baik terhadap hewan di sekelilingnya, itu berarti Si Kecil sudah siap dan ibu boleh memberinya hewan peliharaan, ya.

Pilih Jenis Hewan Sesuai Usia Anak

Pada dasarnya, rata-rata hewan peliharaan bersifat jinak dan tidak berbahaya. Tapi, ketika memilih hewan peliharaan, ibu sebaiknya tetap memikirkan keamanan dan kesehatan Si Kecil. Jangan sampai memelihara hewan peliharaan malah membawa dampak buruk bagi Si Kecil. Kuncinya adalah pilihlah jenis hewan yang sesuai dengan usia Si Kecil.

Pilih Jenis Hewan Sesuai dengan Lingkungan Rumah

Tidak hanya memikirkan keselamatan anak, ibu juga perlu memikirkan kesejahteraan hewan yang akan ibu pelihara nantinya. Jadi, ketika memilih hewan peliharaan, jangan lupa pertimbangkan juga dari sisi lingkungan rumah ibu. Ini dilakukan agar hewan peliharaan tidak stres dan akhirnya berpotensi menimbulkan sikap agresif yang bisa membahayakan Si Kecil.

Tes Alergi Hewan pada Si Kecil

Memelihara hewan berbulu seperti kucing atau anjing mungkin tidak jadi masalah bagi ibu dan keluarga. Tapi, coba cek apakah Si Kecil punya alergi terhadap bulu binatang. Jika iya, sebaiknya ibu tidak memberi hewan berbulu untuk Si Kecil.

Siap-siap nihh, pergi ke toko hewan peliharaan dan pilihlah hewan yang menurutmu sesuai dan aman untuk anak di rumah.

Shares

Powered by moviekillers.com