Dicampakkan Kekasih, Mereka Bersatu Setelah 72 Tahun Terpisah

Terkadang pasangan kekasih bisa saja mendadak berpisah karena sebuah alasan yang kadang tak dimengerti.

Entah karena alasan ketidakcocokan atau karena alasan sudah bosan, tetapi perpisahan terkadang sulit untuk dihindari jika dua orang sudah tidak sepaham lagi.

Seperti yang dialami oleh pasangan kekasih saat remaja ini, yang keduanya kemudian mengalami perpisahan lantaran sang pria memutuskan untuk mencampakkan sang kekasih.

Peristiwa itu terjadi saat mereka masih remaja. Merka juga masih berusia 14 tahun saat peristiwa perpisahan itu terjadi.

George Coffin dan Irene Lanning berasal dari Sutton Coldfield bertemu saat George yang bekerja di toko rqadioa milik ayahnya, ditugasi untuk memperbaiki jaringan nirkabel di rumah Irene.

Pada tahun 1942 keduanya kemudian berkencan dan sering menghabiskan waktu bersama dengan bersepeda.

Tak hanya itu, tak jarang juga George sibuk memperbaiki radio dan Irene berada di dekatnya dengan merajut.

Nah, saat berusia 17 tahun tiba-tiba saja keduanya berpisah. George sendiri lah yang mengakhiri hubungan keduanya.

Baik keluarga George maupun Irene sungguh kecewa dengan berakhirnya hubungan kedua anak mereka lantaran kedua keluarga ini sudah sangat amat dekat satu sama lain.

“Kami dulu menghabiskan waktu dengan penuh tawa. George adalah pesepeda andal dan aku akan ikut bersepeda jika cuaca tengah cerah,” ungkap Irene.

Ketika ditanya, George sendiri tidak mengetahui mengapa bisa memutuskan untuk mengakhiri hubungan keduanya yang sudah terjalin cukup lama.

“Aku tak begitu ingat apa yang terjadi. Tapi, aku hanya ingin mengembangkan sayapku,” terang George.

Usai berpisah, George dan Irene mengaku tak saling memikirkan satu sama lain.

Sejak saat itu, Irene pernah menikah sebanyak dua kali dan ia kehilangan kedua suaminya.

Sementara itu, George menikah dengan seorang wanita bernama Sylvia selama 65 tahun sebelum akhirnya dipisahkan oleh maut.

Namun suatu hari, George dan Irene yang sudah menginjak umur 80 tahun akhirnya kembali bertemu setelah pemakaman teman mereka.

Tanpa membuang waktu, mereka kembali menghidupkan kembali romansa yang pernah dibangun.

Usai kembali bersama, George pun melamar Irene dan menikah di Blackwood Methodist Church di Streetly, West Midlands.

“Sangat menyenangkan ada Irene di sisiku. Kami dapat menjaga satu sama lain,” tegas George.

Sementara itu, Irene benar-benar tak menyangkan jika akan kembali ke pelukan George.

“Ini adalah dongeng yang menjadi nyata. Aku benar-benar marah ketika kami putus saat remaja. Meski kami melalui jalan berbeda dan menikah dengan pasangan masing-masing, selalu ada bagian dari diriku yang ingin tahu tentang kabar darinya. Hari pernikahan kami adalah hari paling membahagiakan sepanjang hidupku,” ungkap Irene.

Memaafkan Masa Lalumu

Setiap orang tentu memiliki masa lalu yang baik atau pun yang buruk. Bgai masa lalu yang buruk memang sudah semestinya dijadikan sebagai pembelajaran, namun kamu harus bisa memaafkan masa lalu burukmu dan menjadi orang yang jauh lebih baik lagi.

Coba lakukan tips berikut agar kamu bisa lebih mudah dan ikhlas memaafkan masa lalu dalam hidupmu.

1. Komitmen dan yakin untuk melepaskan beban di hati

Cara memaafkan yang pertama adalah perlunya membuat komitmen untuk melepaskan semua masalah yang selama ini membuat hati kamu tidak tenang dan gelisah. Agar tidak kembali menghidupkan rasa sakit di masa lalu, berhentilah untuk memikirkan dan menceritakan masalah tersebut pada orang lain.

2. Ungkapkan perasaan

Kamu masih boleh, kok, untuk mengungkapkan rasa sakit yang dirasakan. Lakukan dengan menggunakan batas kesadaran yang tinggi. Biasanya, orang-orang melampiaskan perasaan yang dibendung menggunakan media-media tertentu, contohnya seperti bercerita dengan sahabat, menulis diary, atau bahkan dengan sekadar menulis surat tanpa tujuan mengirim. Melakukan hal tersebut juga akan membantu kamu memahami diri dan luka yang sedang kamu rasakan.

3. Berhenti menyalahkan orang lain

Berhentilah untuk menganggap diri kamu adalah seorang protagonis yang menjadi korban. Pasti ada saja kenangan masa lalu yang mampir muncul sewaktu-waktu. Tenang, yang harus kamu lakukan adalah mengakui. Dengan mengakui bahwa itu pernah terjadi, tandanya kamu sudah hampir mencapai tahap mengikhlaskan.

4. Fokus saja dengan masa depan

Memang tidak enak rasanya kalau batin terus menerus dihantui sakit hati yang tidak berkesudahan. Kamu pun perlu bertanggung jawab atas kebahagiaan diri sendiri, dan tidak mengharap datangnya bahagia dari orang lain. Tidak ada yang bisa mengembalikan waktu di kejadian masa lalu, yang bisa kamu lakukan adalah menjadikan hari ini menjadi hari terbaik di hidup kamu.

So simple kan guys?

Shares

Powered by moviekillers.com