Ceraikan Suami yang Lumpuh, Lalu Menikah dengan Sahabatnya. Ini Lho Alasannya

Sebuah pernikahan yang dilakukan oleh dua orang insan manusia, tentu selalu diharapkan bisa langgeng hingga selamanya. Namun, terkadang kehendak manusia bisa kalah dengan kehendak Sang Maha Pencipta bukan?

Ya, setiap hubungan dua orang manusia tentu bisa saja mendadak renggang hanya karena sebuah masalah yang dirasa tak bisa diselesaikan oleh kedua belah pihak.

Padahal, orang bisa saja mencari jalan keluar yang terbaik untuk masalah yang sedang dihadapinya.

Tak harus dengan perpisahan, terkadang dengan tetap bersama-sama semua masalah bisa diselesaikan dengan seiring berjalannya waktu.

Tapi, kembali lagi yang namanya manusia memang tidak bisa diprediksi tingkah lakunya.

Sudah bnyak juga bukan, pasangan yang akhirnya memilih untuk bercerai karena sudah merasa tak cocok lagi satu sama lain.

Seperti pasangan suami istri yang satu ini. Ketika suaminya dalam kondisi lumpuh, sang istri justru memutuskan hal yang luar biasa untuk hidupnya.

Ia memilih untuk bercerai dari sang suami dan menikahi sahabatnya sendiri.

Jika dilihat sekilas, orang-orang tentu akan menilai buruk mengenai apa yang wanita ini lakukan terhadap suaminya.

Akan tetapi, sang wanita ini melakukannya bukan tanpa alasan yang jelas. Karena ternyata, ia memiliki alasan yang sangat kuat dibalik keputusannya tersebut.

Wanita asal Tiongkok ini, yang diketahui bernama Xie Xiping dari Angkang menceraikan suaminya yang bernama Xu Xiahian setelah ia mengalami kelumpuhan dan tak mampu melakukan aktivitas seperti biasanya.

Sang suami diketahui telah menderita kelumpuhan sejak tahun 2000 karena kecelakaan tambang yang dialaminya.

Setelah bercerai, ia kemudian menikahi sahabat suaminya sendiri yang bernama Liu Zongkui.

Lucunya, kini mereka semua justru tinggal satu rumah satu atap bersama dengan anak-anak mereka semuanya.

Rupanya, alasan dibalik akhirnya Xie Xiping memutuskan untuk menikah adalah karena sebenarnya sang suami sudah lama memintanya untuk menikah lagi.

Setelah sekian lama tak mau menikah lagi, akhirnya Xie Xiping menceraikan suaminya dan menikahi sahabat suaminya tersebut.

Justru, kini sang istri dan juga suami yang merupakan temannya tersebut hidup bersama dengan suami lama Xie Xiping untuk merawatnya.

Xie memiliki 3 anak, dua dengan Xu dan satu lagi dengan Liu.

Mereka berenam kini tinggal dalam satu atap.

Suami Xie yang bernama Liu juga tidak keberatan bersama Xu Xiahan karena mereka tidak bisa meninggalkan Xu sendirian.

Faktanya, mereka justru kini sangat bahagia hidup bersama. Mereka juga sangat rukun dan tidak pernah bertengkar meski kini sudah dalam status bercerai.

Pahamilah bahwa tidak ada jangka waktu tertentu untuk pemulihan dari perceraian—dan itu tidak apa-apa

Ada hari-hari di mana kita merasa lega dan gembira telah terbebas dari mantan—dan hari-hari di mana bangun tidur terasa lebih berat. Seperti dialami secara langsung oleh pendamping perceraian Kira Gould, pemulihan perceraian bukanlah suatu proses yang linier.

Jika memiliki anak, camkanlah bahwa proses ini akan lebih berat

Walupun tampak hebat berperilaku seperti orang dewasa dan menjadi orangtua bersama demi sang anak, pertemuan sesekali dengan mantan membuatnya lebih susah untuk move on, demikan menurut pembaca Diane Caron.

Ingatkan diri sendiri bahwa kita mampu move on setelah perceraian

Jangan terlalu berkutat pada teori yang menyatakan perlu setengah dari jangka waktu hubungan untuk memproses perpisahan. Kita akan lebih kuat ketika memahami bahwa kita bertanggungjawab untuk bisa move on, bukan karena ukuran kalender, demikian kata pendamping perceraian Emma Heptonstall.

Pertegas untuk menentukan siapa diri kita di luar pernikahan

Daripada terpaku pada usaha untuk move on, cobalah fokus pada diri sendiri dan meraih lagi sasaran dan kegemaran yang pernah kita singkirkan selama pernikahan, kata pembaca Barry Fraser.

Terhiburlah karena mengetahui bahwa kita kemungkinan mengalami saat di mana kita akhirnya merasa terbebas dari masa lalu

Penulis Amy Koko menyebutkan bahwa saat dimana ia tahu bahwa ia sudah tuntas dengan mantannya (atau setuntas yang kita rasa kalau mempunyai anak) terjadi secara tidak diduga pada hari Thanksgiving, tepat 2 tahun setelah berpisah.

Tapi jangan kaget kalau gelombang kesedihan baru datang menerpa setelah kita sangka kita sudah memproses rasa duka

Selama 6 bulan setelah perceraian penuh drama diselesaikan, seorang blogger Huffington Post bernama Lindsey Light merasa siap secara emosional untuk berpacaran lagi. Tapi kemudian, entah dari mana, ia lagi-lagi mengalami rasa sedih.

 

Shares

Powered by moviekillers.com