Blue Whale, Pesaing Skip Challenge

Selain Skip Challenge, ternyata di suatu Rusia terdapat trend yang hampir serupa dengan skip challenge. Challenge yang satu ini juga ternyata berbahaya bagi orang yang melakukannya. Selain itu, challenge ini juga sampai membuat sebagian orang kehilangan nyawanya.

Awalnya, sebelum challenge yang satu ini diketahui oleh publik. Terlebih dahulu, Pihak Kepolisian Rusia dibuat repot dengan adanya sejumlah aksi bunuh diri yang dilakukan oleh beberapa remaja di kota tersebut. Dilansir dari sebuah media berita, Yulia Konstantinova (15) dan Veronika Volkova (16), pada bulan lalu ditemukan tewas secara mengenaskan. Diketahui penyebab tewasnya gadis tersebut ternyata dikarenakan sang gadis nekat melompat dari lantai 14 sebuah apartemen yang ada di Siberia, Rusia.

Satu minggu kemudian, seorang gadis yang tidak diketahui identitas jelasnya ditemukan sedang berusaha bunuh diri dengan menabrakkan diri ke kereta api yang sedang melintas. Sebelum aksi-aksi bunuh diri mereka, ada kira-kira sekitar 130 kasus bunuh diri yang terjadi di beberapa daerah di Rusia dan melibatkan para kaum remaja.

Menurut Kepolisian Rusia, aksi bunuh diri tersebut diduga dipicu karena adanya sebuah permainan tantangan yang beredar di media sosial. Permainan yang diberi nama “Blue Whale” atau Paus Biru itu berisi beberapa tantangan yang terkait dengan aksi bunuh diri yang terjadi belakangan ini.

Setelah dipelajari dan diusut secara lebih dalam lagi. Permainan Blue Whale ini berisi tantangan-tantangan yang beraneka ragam. Meski tidak semuanya berbahaya, namun di permainan tersebut ada beberapa tantangan yang terkait dengan aksi bunuh diri.

Lebih dijelaskan lagi, beberapa tantangan sifatnya tidak berbahaya seperti tidak mengucap sepatah kata selama satu hari atau menonton film yang sangat menakutkan. Jika dilaksanakan maka tantangan berikutnya makin berbahaya seperti memotong urat nadi. Tantangan yang diberikan oleh seseorang atau sekelompok orang yang mengatasnamakan sebagai pengelola permainan. Peserta diminta mengikuti semua perintah pengelola selama 50 hari.

Jadi jika disimpulkan, permainan ini memiliki tingkatan-tingkatan atau level permainan mulai dari yang ringan hingga yang berbahaya. Jika kalian lolos di tahap awal, maka tantangan yang diberikan akan semakin meningkat dan akan kalian lakukan selama 50 hari.

Tentu dapat dibayangkan ya, akan seperti apa permainan tersebut jika terus menerus ditingkatkan hingga ke level paling tinggi. Buktinya banyak sekali para remaja yang mengikuti permainan ini dan terenggut nyawanya dalam aksi bunuh diri yang mereka lakukan karena tantangan tersebut.

Dilansir dari media berita lainnya, semua tantangan yang ada di dalam permainan tersebut memang memiliki sifat menyiksa peserta, baik secara fisik maupun mental. Di hari terakhir permainan, biasanya para peserta ajan diminta untuk naik ke gedung yang paling tinggi dan melompat dari gedung tersebut dengan bebas.

Pada suatu kejadian bunuh diri yang akan dilakukan oleh seorang gadis. Pihak kepolisian menangkap dua remaja yang kedapatan merekam aksi bunuh diri salah seorang gadis. Mereka pun kemudian ditanyai seputar aksi yang mereka lakukan tersebut.

Menurut media setempat, tantangan yang diberi nama “Blue Whale” ini dinamakan karena dianggap sesuai dengan perilaku ikan tersebut yakni mendamparkan diri ke pantai untuk mati. Beberapa gadis yang tewas diketahui mengunggah foto Paus Biru pada akun media sosial mereka beberapa jam sebelum bunuh diri.

Sehingga, fenomena ini sebenarnya dapat diketahui dari unggahan para remaja yang sedang mengikuti permainan tersebut. Karena, ciri-ciri para remaja yang akan melakukan aksi bunuh diri tersebut akan mengunggah foto ikan paus biru di sosial media miliknya.

Setiap permainan tantangan yang akhir-akhir ini sering diperbincangkan dan diikuti oleh publik, terutama kaum remaja ini. Nyatanya semakin hari semakin dianggap meresahkan, karena tsemakin kesini tantangan-tantangan yang diberikan bersifat membahayakan diri seseorang.

Sehingga alangkah baiknya, jika kita dapat memilih dan memilah permainan apa yang aman dan tidak akan membahayakan diri seseorang. Karena meski untuk sekedar hiburan, jika itu akan berbahaya dan akan sampai merenggut nyawa. Apakah hal itu masih akan tetap menjadi hal yang lucu dan menjadi hiburan. Tentu tidak bukan? Intinya semoga aksi-aksi tersebut tidak lagi diikuti oleh para remaja ataupun orang-orang lainnya. Karena akan dapat membahayakan kehidupan.

Shares

Powered by moviekillers.com