Bikin Heran, Bayi 15 Bulan Keluar Kamar dan Berkeliaran Sendirian

Memiliki buah hati yang masih berada di rentang usia yang masih sangat kecil, seperti hitungan belasan bulan. Tentu terkadang membuat sang orangtua harus ekstra memberikan perhatian dan pengawasan penuh terhadap sang buah hati bukan? Ini karena, sang bayi memang belum bisa melakukan segala kegiatan sendirian sehingga sangat membutuhkan bantuan dari orangtuanya. Namun, apa jadinya jika ada bayi berusia 15 bulan yang justru melakukan aktivitas di pagi hari sendirian dan membuat orangtuanya kaget setengah mati?

Ya, dua ekor anjing rupanya menjadi penyebab sang bayi berusia 15 bulan ini berkeliaran tanpa pengawasan orangtuanya karena anjing-anjing tersebut memancing sang bayi untuk mendatangi mereka dan memberikan mereka makanan.

Akibat dari insiden ini, sang ibu yang diketahui bernama Nina merasa kaget ketika mendapati sang bayi berkeliaran sendiri di pagi hari.

Bayi perempuan yang diberi nama Chloe ini memang diketahui baru berusia 15 bulan. Tnetu masih sangat kecil bukan? Sang ibu berpikir bahwa anaknya masih terlalu kecil untuk bisa membuka pintu kamarnya sendirian tanpa bantuan orang dewasa.

Karena penasaran dengan aksi sang buah hati, Nina memutuskan untuk memasang kamera CCTV di kamar dan area sekelilingnya.

Rupanya, ketika kamera CCTV diputar. Semua pertanyaan yang selama ini membuat penasaran Nina terjawab sudah.

Dua ekor anjing yang ada di rumah tersebut rupanya membuka pintu kamar Chloe setiap paginya. Hal ini dilakukan dua ekor anjing ini agar Chloe memberikan mereka makanan setiap paginya.

“Mereka pasti tahu persis apa yang mereka lakukan,” kata sang ayah, Chris.

“Dan Chloe memberi mereka makan dengan sengaja.”

Rupanya, Chloe sendiri juga sangat bersahabat dengan anjing-anjing.

Anak-anak anjing yang pintar itu dengan cepat mengetahui bahwa Chloe jauh lebih murah hati dengan camilan daripada ayah dan ibu Chloe.

Bisa jadi ini merupakan alasan anjing di rumah itu lebih banyak untuk berkumpul dengan Chloe sesering mungkin.

“Colby sering berada di bawah kursi Chloe setiap malam,” kata sang ayah, Chris.

“Belakangan ini Chloe sudah cukup tinggi untuk masuk ke dalam kotak makanan anjingnya.”

“Jadi dia bisa menyendok makanan dalam ember dan menjatuhkannya untuk mereka.”

“Ini sangat membuat kita kecewa.”

Jadi ketika waktu sarapan tiba, dan rutinitas menggonggong di luar pintu ibu dan ayah tidak membawa kebahagiaan apa pun, Cheese Patrol mulai bekerja.

“Ketika jam 6 pagi tiba dan para anjing belum diberi makan, mereka pasti pergi mencari,” lanjut Chris.

Secara diam-diam kedua anjing itu akan membuka pintu kamar Chloe.

Mereka menyelinap masuk dan membangunkan Chloe dengan jilatan dan sentuhan lembut.

Ketika Chloe bangun, anak-anak anjing itu dengan penuh semangat menuntunnya ke arah camilan.

Chris dan istrinya Nina, yang adalah seorang perawat, sekarang pindah rumah dan keamanan pasti akan lebih ketat mulai sekarang.

Jika kamu ingin memelihara anjing di rumah, maka sebaiknya lakukan hal-hal berikut.

  1. Jika kamu tinggal seorang diri dan sering pulang kerja larut malam, mungkin memelihara anjing bukan keputusan yang tepat.
  2. Apakah kamu sering melakukan perjalanan ke luar kota? Jika ya, kamu harus mulai memikirkan biaya penitipan anjing yang dihitung per malam seperti layaknya hotel, atau biaya membawa hewan peliharaan ke dalam pesawat maupun alat transportasi umum lainnya.
  3. Bagaimana keadaan rumah kamu? Jika kamu menyukai rumah yang rapi dan spotless, tentu akan ada banyak pekerjaan rumah menunggu.Sebaiknya hindari memiliki barang pecah belah jika kamu berniat memelihara anak anjing. Karena seperti anak manusia, they like to run and smash.
  4. Jangan lupa memerhatikan tingkat kelembapan udara dan suhu. Sama seperti manusia, makhluk berbulu ini juga bisa kepanasan. Beberapa breed tertentu bahkan membutuhkan ruangan ber-AC jika dipelihara di Jakarta.
  5. Talking about training, it’s an endless fight. Jika kamu beruntung, bisa saja kamu mendapatkan anjing berbakat yang mudah menyerap pelajaran house training yang kamu berikan setiap hari.Namun sebaliknya jika kamu tidak seberuntung itu, mengajarkan anjing untuk pup di tempat yang sudah disediakan dapat memakan waktu berbulan-bulan.

    Belum lagi menambah gerakan idaman seperti duduk, berguling, atau gesturememohon yang menggemaskan.

    Nah, kamu sudah harus siap bukan untuk bisa menangani anjing sebelum merawatnya ke dalam rumahmu?

     

 

Shares

Powered by moviekillers.com