Artis Senior Laila Sari Tutup Usia

Artis memang banyak menyita perhatian publik, apalagi artis sekelas Laela Sari. Artis yang memiliki suara unik ini banyak memberikan kontribusi di dunia hiburan Tanah Air. Kini tidak ada lagi yang bisa menikmati hiburan darinya karena sekarang beliau tutup usia.

Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Dunia hiburan Tanah Air sedang dirundung duka. Artis senior Laila Sari (82) dikabarkan wafat, menghembuskan nafas terakhir, Senin (20/11/2017), pukul 19:50 WIB di rumahnya.

Kabar meninggalnya Mpok Laila, demikian artis humoris ini disapa, disampaikan akun gosip selebriti @lambe_turah.

Di grup WhatsApp juga beredar kabar meninggalnya Laila Sari.

“Telah meninggal dunia Hj Nur Laila Sari binti Kamarudin (Artis Indonesia) pada usia 77 thn, malam ini (20/11) di kediamannya Jl Badila 1, Rt.03/ Rw.04, Kel.Tangki, Kec.Taman Sari, Jakbar. (Harijanto Ketua RT),” demikian tertulis di pesan singkat tersebut.

Mpok Laila lahir pada tanggal 4 November 1935 di Padang Panjang, Hindia Belanda. Ia mengawali karier sebagai pemain sandiwara dan penyanyi. Kariernya dilanjutkan dengan bermain dalam film layar lebar. Ia juga bermain dalam sejumlah sinetron, ketika film layar lebar mengalami kemunduran.

Selama 3 zaman atau 6 dekade lebih, Laila Sari telah berkecimpung di panggung hiburan Tanah Air. Namun, kini kondisi hidupnya amatlah memprihatinkan. Laila sekarang hidup di rumahnya yang sederhana di Tangkiwood, Jakarta Barat. Daerah itu dulu memang dikenal sebagai penghasil artis berbakat di eranya. Sebut saja Aminah Cendrakasih dan (alm) Bing Slamet.

Berikut daftar film pernah dibintangi almarhumah.

Dinamika (1955),

Peristiwa 10 November (1956),

Singa Betina dari Marunda (1971),

Wadjah Seorang Laki-Laki (1971),

Warung Pojok (1977),

Pulau Putri (1977),

Inem Nyonya Besar (1977),

Tuan Besar (1977),

Sinyo Adi (1977),

Kembang Semusim (1980),

Juara Cilik (1980),

Ketika Cinta Harus Memilih (1981),

Halimun (1982),

Ke Ujung Dunia (1983),

Tante Garang (1983),

Kelainan Cinta (1983),

Perempuan Kedua (1990),

Lupus IV (1990),

Amrin Membolos (1996),

Anda Puas, Saya Loyo (2008),

Cinlok (2008),

Anak Ajaib (2008),

Hantu Tanah Kusir (2010),

Comic 8 (2014),

Boneka Setan (2014),

Air & Api (2015).

Sementara sinetron dibintangi adalah Mermaid In Love (SCTV, 2016).

 

Pilu di Ujung Usia

Sebelumya, dikutip dari Kompas.com, program bincang-bincang Ini TalkshowNET.TV menginisiasi pengalangan donasi untuk memberikan apresiasi kepada Mpok Laila melalui laman Kitabisa.com.

Sebagai informasi, menginjak usianya yang ke-82 tahun, Laila diketahui masih menjadi tulang punggung keluarga.

Wanita yang namanya melambung berkat film Wadjah Seorang Laki-Laki (1971) kini tinggal bersama anak angkat, cucu, dan cicitnya dengan kondisi ekonomi yang memprihatinkan.

Belum lagi rumah sederhana Laila yang berada di kawasan Tangkiwood, Jakarta Barat, sudah rapuh dan atapnya bocor.

Ia pun kerap menunggak tagihan listrik dan air.

Bahkan untuk membeli makanan, Laila masih kerap berhutang.

Kondisi tersebut membuat Ini Talkshow NET TV tergerak menginisiasi penggalangan dana untuk memberikan apresiasi kepada Laila yang merupakan penyanyi legendaris Indonesia.

Sejauh ini, sudah ada Rp133.103.214 donasi yang terkumpul untuk membantu meringankan biaya hidup arti sejawat Aminah Cendrakasih dan (alm) Bing Slamet.

Penuturan Anak Angkat

Anak angkat artis senior Laila Sari, Maya Sari bercerita, sang ibunda sudah mempersiapkan kain kafan sebelum kepergiannya.

Hal tersebut diceritakan Maya saat ditemui di rumah duka, di kawasan Tangkiwood, Jakarta Barat, Senin (20/11/2017).

“Kemarin dia bilang sebulan yang lalu atau dua bulan yang lalu udah lama juga ‘nanti mama kalau mau meninggal, nih mama udah sediain kain kafan, mama enggak mau nyusahin kamu, nanti kamu enggak usah beli lagi’,” ucap Maya.

“Ini kainnya mama, ini kain kafannya, katanya ‘ada di sini semua, jadi mama enggak ngerepotin lagi’. Udah disediain sama mama,” sambungnya.

“Saya (bilang), ‘kok ngomong gitu? Ngapain disediain?’, iya udah tiga bulan yang lalu, udah begitu dianya, dia udah sediain semuanya,” lanjut Maya.

Maya menuturkan, sebelumnya Laila masih ceria dan tidak dalam kondisi sakit.

“Sebelumnya masih ceria, segar, masih bercanda- bercanda sama cucunya juga masih sempet ngobrol di depan. Engak sakit,” pungkas Maya.

Laila Sari meninggalkan satu anak angkat dan tiga orang cucu. Rencananya, ia akan dimakamkan di TPU dekat Tanah Abang, esok setelah ba’da zuhur.

Semoga almarhumah bisa tenang disana dan segala amal baik, serta ibadahnya dapat diterima oleh Allah SWT.

Shares

Powered by moviekillers.com