10 Tahun Jagain Jodoh Orang, Fenomena Ini Semakin Sering Terjadi

Mencintai seseorang memang hendaknya dilakukan dengan tulus dan ikhlas tanpa mengharap apapun. Tak jarang jika sudah seperti itu, hubungan akan terus langgeng hingga jangka waktu yang lama.

Tapi, pernahkah kamu berpikir bahwa kekasih yang sedang bersamamu menjalin hubungan dalam jangka waktu lama ini. Mungkinkah akan sampai ke pelaminan bersamamu ataukah tidak?

Sudah banyak fenomena-fenomena orang yang pacaran hingga bertahun-tahun lamanya. Namun, malah justru harus menikah dengan orang lain.

Sedih, tentu hal ini menjadi hal pertama yang dirasakan oleh setiap pasangan. Bukan karena takdir berkata lain, tapi sulitnya melupakan kenangan-kenangan yang sudah terjalin sejak bertahun-tahun lamanya.

Beberapa waktu ini, seorang pria mencurahkan isi hatinya yang ditinggal menikah oleh kekasih yang sudah berpacaran dengannya selama 10 tahun lamanya.

Melalui sebuah akun Twitter bernama @juriglagu, seorang pria pemilik akun Instagram @deddy_setiawan24 berbagi kisah cintanya.

Ia berpacaran dengan seorang wanita sejak 2008 dan ia begitu setia dan mencintainya bahkan meski sudah bertahun-tahun lamanya berpacaran.

Saat itu ia dan gadis tersebut sama-sama masih SMA. Mereka terus bersama tahun demi tahun. Sampai di bangku kuliah, bahkan sampai sama-sama bekerja.

Namun di tahun 2018, si gadis tersebut menikah dengan pria lain. Pria ini bahkan datang ke pernikahan mantannya dan berfoto bersama.

Di akhir video ia menuliskan, “Kenapa ia pergi?”

“Karena aku selalu berdoa agar diberikan yang terbaik, dan dia bukan orangnya,” tulis caption-nya.

“Nanti kasih tau anak kamu, bahwa dulu ada pria bodoh yang selalu bertingkah konyol untuk membuatmu tertawa.”

“Yakinlah setelah hujan akan ada pelangi,”

Seketika netizen dibuat ikut sedih dengan unggahan tersebut. Sementara itu akun si pengunggah telah memprivate akun Instagram-nya.

@yopieyanuar, “W sedih beneran lhoh. :(“

@alfianlutfi09, “10 tahun jagain jodoh orang :”) Sakitnya gak bisa bayangin”

@vitadiani, “Sedih aku tuh. Jagain jodoh orang”

Wah, bagaimana ya rasanya jika sudah berpacaran bertahun-tahun lamanya tapi justru malah tak berujung dengan orang tersebut. Tentu sulit move on, menjadi salah satu hal yang kamu rasakan.

Jangan Dengar Lagu Sedih

Untuk sementara, kalau bisa jangan dengar radio atau putar musik di ponsel yang memperdengarkan lagu-lagu bertema sedih putus cinta atau galau karena cinta. Sebab itu justru malah membuat anda semakin teringat dengan si dia, dan pada gilirannya membuat anda tidak bisa move on. Setiap bangun pagi, saat istirahat siang, atau menjelang tidur malam, putarlah lagu-lagu yang bertema keceriaan, semangat, dan musik optimistik.

Delete Saja Nomor HP dan Pesan Percakapan

Mungkin selama ini kamu menyimpan nomor ponsel sang mantan pacar di urutan teratas, atau panggilan cepat nomor ketiga setelah nomor ponsel ayah dan ibu kamu. Agar lebih cepat melupakan si dia, segera hapus saja, atau pindah ke urutan akhir agar kamu tak selalu terkenang dengan si dia saat membuka daftar kontak di ponsel. Demikian juga percakapan yang masih tersimpan di ponsel kamu, di antaranya pesan SMS, Chatting BBM, dan media lainnya.

Block Akun Media Sosialnya

Sebagai bentuk ungkapkan kekecewaan dan agar cepat bisa move on, kamu juga boleh memutuskan jalinan pertemanan di sosial medianya, seperti Facebook dan Twitter. Dengan cara ini, kamu takkan lagi mampu melihat status atau kicauan terbarunya, apalagi si doi sekarang sering pamer foto kemesraan dengan pacar barunya.

Sibukkan Diri dengan Beragam Aktivitas

Untuk bisa cepat move on, kamu harus menyibukkan diri dengan beragam aktivitas agar perhatian kamu teralihkan. Jika kamu seorang pelajar, mulailah sibuk meningkatkan prestasi. Jika kamusudah bekerja, tingkatkan kinerja kamu yang kelak dapat membuat prestasi profesi kamu makin diakui atasan.

Buang atau Simpan Jauh Barang Pemberiannya

Ingat kembali barang apa saja yang pernah ia berikan pada kamu saat masih pacaran dulu, kemudian kembalikan atau buang saja jika perlu. Semakin sering kamu berinteraksi dengan barang-barang kenangan pemberiannya, maka semakin susah bagi kamu untuk bisa move on.

Perbanyak Waktu Bersama Orang tua, Keluarga, dan Sahabat

Cara move on yang efektif adalah dengan meningkatkan komunikasi dan interaksi sosial dengan orang-orang sekitar, seperti orang tua, kakak adik, dan para sahabat kamu. Mungkin saja saat masih berpacaran dulu kamu jarang sekali berkumpul dengan keluarga dan teman-teman lama.

Bagaimana, sudah siap untuk move on sewaktu-waktu?

Shares

Powered by moviekillers.com